Berita Pidie Jaya
Rangkaian Hari Bhayangkara, Bupati Pidie Jaya dan Kapolres Deklarasi Keselamatan Berlalu Lintas
Bupati Pidie Jaya, H Sibral Malasyi MA SSos ME yang akrab disapa Nyak Syi, didaulat memimpin upacara Apel Deklarasi Keselamatan Berlalu Lintas di hala
Penulis: Idris Ismail | Editor: Mursal Ismail
Bupati Pidie Jaya, H Sibral Malasyi MA SSos ME yang akrab disapa Nyak Syi, didaulat memimpin upacara Apel Deklarasi Keselamatan Berlalu Lintas di halaman Satpas Prototype SIM Mapolres Pidie Jaya, Meureudu.
Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Jajaran Polres Pidie Jaya (Pijay) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya menggelar Deklarasi Keselamatan Berlalu Lintas, Kamis (19/6/2025).
Ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian memperingati Hari Bhayangkara ke-79.
Bupati Pidie Jaya, H Sibral Malasyi MA SSos ME yang akrab disapa Nyak Syi, didaulat memimpin upacara Apel Deklarasi Keselamatan Berlalu Lintas di halaman Satpas Prototype SIM Mapolres Pidie Jaya, Meureudu.
Kegiatan ini turut melibatkan jajaran kepolisian, instansi pemerintahan, pelajar, serta komunitas masyarakat.
Hal ini sebagai bentuk komitmen kolektif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Pijay.
Deklarasi ditandai dengan pembacaan ikrar keselamatan berlalu lintas serta penandatanganan komitmen bersama oleh Bupati, Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu SIK MH, dan perwakilan komunitas serta instansi terkait.
Baca juga: Tabungan Siswa SD Rp343 Juta Dipakai Guru, Orang Tua Minta Kembalikan, Kepsek: Pelaku Sudah Pensiun
“Keselamatan berlalu lintas pada hakikatnya adalah tanggung jawab bersama,” ujar Bupati Pidie Jaya, Nyak Syi kepada Serambinews.com, Jumat (20/6/2025).
Ia menyampaikan bahwa berdasarkan data angka kecelakaan lalu lintas di Aceh, wilayah ini masih tergolong tinggi dalam kasus kecelakaan.
Selama tahun 2024 tercatat sebanyak 3.505 kasus kecelakaan dengan korban meninggal dunia mencapai 653 orang. Sementara hingga Mei 2025, sudah terjadi 1.298 kasus dengan 270 korban jiwa.
“Ini angka yang sangat memprihatinkan. Maka, keselamatan berlalu lintas harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan semata tugas pemerintah atau kepolisian saja,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu SIK MH bersama Kasat Lantas AKP Mahruzar Hariadi SH menyampaikan bahwa kecelakaan lalu lintas bukanlah sesuatu yang tidak dapat dicegah.
Kunci utamanya adalah disiplin dan kesadaran kolektif masyarakat.
Baca juga: Petani Rugi Rp 137 M dalam 5 Tahun, GEPEUBUT Desak Bendung Irigasi Krueng Pase Kanan Difungsikan
"Jajaran Satuan Lalu Lintas terus melakukan edukasi serta penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Peringati HUT Kejaksaan, Kejari Pidie Jaya Gelar Pasar Murah, Khitanan Massal, dan Donor Darah |
![]() |
---|
Puluhan Keuchik di Pidie Jaya Ikut Rapat Koodinasi, Ini Pesan Bupati |
![]() |
---|
Polisi Tahan Guru Honorer di Pijay, Diduga Aniaya Siswa SMP hingga Masuk RS |
![]() |
---|
Kisah Pilu Kehidupan Janda Miskin di Pidie Jaya |
![]() |
---|
Pijay Komit Sukseskan MTQ ke 27, MCK dan Rekayasa Lalulintas Jadi Prioritas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.