Amerika Serang Iran
Serangan AS terhadap Iran Mendorong Lebih Banyak Negara Mencari Senjata Nuklir
Kegagalan menyelesaikan krisis nuklir Iran akan semakin mengikis kepercayaan pada sistem nonproliferasi global dan mendorong lebih banyak
SERAMBINEWS.COM - Asosiasi Pengawasan Senjata AS, sebuah kelompok nonpartisan, telah mengutuk serangan AS sebagai “ilegal” dan mengatakan hal itu hanya meningkatkan risiko Iran dan negara-negara lain mencari senjata nuklir.
"Keputusan Presiden Donald Trump untuk bergabung dengan serangan ilegal Israel terhadap kepemimpinan Iran, target sipil, dan situs nuklir utama negara itu merupakan penyimpangan yang tidak bertanggung jawab dari upaya diplomasi Trump dan meningkatkan risiko Iran yang memiliki senjata nuklir," kata organisasi itu dalam sebuah pernyataan.
“Kegagalan menyelesaikan krisis nuklir Iran akan semakin mengikis kepercayaan pada sistem nonproliferasi global dan mendorong lebih banyak negara untuk mempertimbangkan pengembangan senjata nuklir guna menggagalkan serangan negara-negara bersenjata nuklir lainnya,” imbuhnya.
Senat AS: Keputusan Trump Menyerang Iran Ilegal, dan Bisa Berakhir Pemakzulan
Pemimpin Senat Demokrat Chuck Schumer menyerukan penegakan Undang-Undang Kekuasaan Perang, yang membatasi kemampuan presiden untuk menggunakan militer AS, dengan mengatakan bahwa "tidak ada presiden yang boleh diizinkan untuk secara sepihak membawa negara ini ke sesuatu yang penting seperti perang dengan ancaman yang tidak menentu dan tanpa strategi".
Anggota Kongres Alexandria Ocasio-Cortez mengatakan, "Trump telah, secara impulsif mengambil risiko melancarkan perang yang dapat menjerat kita selama beberapa generasi".
Ia menambahkan, "Itu benar-benar dan jelas merupakan alasan untuk pemakzulan."
Anggota Kongres Ilhan Omar mengatakan serangan terhadap Iran menandai eskalasi yang berbahaya dan gegabah atas konflik yang sudah bergejolak di Timur Tengah, dan menyerukan agar “kegilaan ini” diakhiri sebelum lebih banyak nyawa melayang.
Anggota Kongres Yassamin Ansari menyebut tindakan Trump ilegal dan mengatakan dia akan menyerukan sidang darurat Kongres segera untuk memberikan suara pada Resolusi Kekuasaan Perang.
Ini Tiga Skenario Iran untuk Balas Serangan Amerika
Iran berpotensi menjalankan tiga skenario menyusul serangan AS terhadap tiga situs nuklirnya, menurut Abas Aslani, peneliti senior di Pusat Studi Strategis Timur Tengah di Teheran.
“Yang pertama bisa jadi reaksinya terbatas, tergantung pada besarnya kerusakan,” kata Aslani.
"Namun jangan lupa bahwa selain serangan terhadap fasilitas nuklir, ini adalah langkah langsung AS dalam perang dengan Iran. Iran sebelumnya telah memperingatkan bahwa mereka akan menanggapi tindakan ini," katanya.
"Skenario kedua bisa jadi perang skala penuh, dengan Iran mencoba terlibat dalam serangan serius terhadap kepentingan AS dan Israel. Ini bisa mencakup berbagai target, termasuk situs nuklir Israel, dan sekutu Iran bisa ikut serta."
Ia menambahkan bahwa pilihan ketiga bisa jadi merupakan gabungan dari keduanya, dengan menunjuk pada “tuas-tuas Iran seperti di Selat Hormuz, yang bisa ditutup untuk menghalangi keseimbangan energi di kawasan tersebut”.
Serangan AS Hancurkan Sentrifus Iran, Uranium yang Diperkaya Terjebak di Bawah Tanah |
![]() |
---|
Trump Dongkol, CNN Sebut Meski Kena Bom Bunker, Uranium Iran yang Diperkaya tidak Hancur |
![]() |
---|
Hilang Misterius, Pengawas Atom PBB tidak Tahu Nasib 400 Kg Uranium Iran yang Diperkaya |
![]() |
---|
Trump: Iran Memberi Tahu AS Lebih Awal tentang Serangan ke Pangkalan Militer Al Udeid |
![]() |
---|
Pernyataan Garda Revolusi Iran soal Serangan ke Pangkalan Militer AS di Qatar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.