Berita Banda Aceh
Kapal Tenggelam di Muara Krueng Aceh Sekitaran Tugu Titik Km Nol Banda Aceh, Ini Penyebabnya
Panglima Laot Kota Banda Aceh, Surya Suid menjelaskan, pihaknya menyaksikan kapal bermuatan 3-4 tersebut mulai karam sekitar pukul 13.00 WIB siang...
Penulis: Sara Masroni | Editor: Nurul Hayati
Panglima Laot Kota Banda Aceh, Surya Suid menjelaskan, pihaknya menyaksikan kapal bermuatan 3-4 tersebut mulai karam sekitar pukul 13.00 WIB siang hari, kondisi di mana air laut dalam keadaan surut.
Laporan Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebuah kapal nelayan diduga asal Meulaboh, tenggelam akibat menerobos perairan dangkal (karam) saat air dalam kondisi surut berjarak 500-an meter dari Muara Krueng Aceh, sekitaran Tugu Titik Kilometer Nol Banda Aceh, Senin (23/6/2025).
Panglima Laot Kota Banda Aceh, Surya Suid menjelaskan, pihaknya menyaksikan kapal bermuatan 3-4 tersebut mulai karam sekitar pukul 13.00 WIB siang hari, kondisi di mana air laut dalam keadaan surut.
“Tadi paksa masuk saat air surut, kalau air pasang (harusnya) tidak masalah,” jelas Surya.
Meski demikian, Panglima Laot dibantu warga berhasil menyelamatkan dua peti biru serta ikan sekitar 400 kg milik nelayan tersebut dan sudah diamankan ke fiber.
Dia menaksir, kerugian akibat kapal karam tersebut mencapai Rp 300 juta, karena sudah termasuk fasilitas peti es, radio, GPS dan sebagainya yang menjadi kebutuhan pelayaran.
Dikatakannya, peristiwa ini terjadi karena musim barat dimulai Maret lalu dan akan berlangsung selama total enam bulan.
Baca juga: VIDEO - Diduga Hendak Mengebom Ikan di Pulo Aceh, Dua Kapal Nelayan Diamankan
“Karena enam bulan barat, enam barat timur. Bisa masuk (bersandar ke) Muara saat sekarang, tapi tunggu air pasang, sebab 28 hari bulan kondisinya air kering siang. Sementara pasang pada pagi dan sore,” jelas Surya.
Panglima Laot Kota Banda Aceh mengungkapkan, hal ini sudah sering terjadi, bahkan sudah tiga kapal diselamatkan akibat peristiwa yang sama.
“Kami sudah bermohon kepada pemerintah daerah, pusat dan kementerian, supaya batu (bendungan) ini diperpanjang sampai sejajar dengan batu dermaga TPI, tapi tidak ada respons. Kemudian ini ke depan diharapkan ada pengerukan muara,” harapnya.
Terpisah Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Heri Purwono melalui Kapolsek Kutaraja, Iptu M Jabir memastikan, para korban dalam keadaan selamat.
“(Dipastikan) selamat, ini tim masih di lapangan,” pungkasnya.(*)
Baca juga: Kapal Tenggelam Usai Tabrak Tanggul di Pelabuhan Tanjung Priok, 18 Penumpang Berhasil Diselamatkan
KKM Mahasiswa Unida di Gampong Acheh Yan Kedah Malaysia Diakhiri Menikmati Sajian Kuah Beulangong |
![]() |
---|
Kadisdik Aceh dan Kakanwil Kemenag Perkuat Kebiasaan Membaca Qur’an di MAN Model & SMAN 3 Banda Aceh |
![]() |
---|
Perjuangan Terhenti, Jenazah Cahaya, Balita Bocor Jantung Diantar ke Meulaboh |
![]() |
---|
Tari Ratoh Jaroe Sambut Kedatangan Delegasi Dunia di Pelabuhan Ulee Lheue |
![]() |
---|
Ajang Debat Pelajar LDBI 2025 Dibuka, Kadisdik Aceh Ajak Siswa Tingkatkan Literasi & Berpikir Kritis |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.