Minggu, 26 April 2026

Muncul 6 Lubang di Situs Nuklir Fordo Iran Usai Diserang AS

Meski demikian, peneliti dari asosiasi CNA Corporation Decker Eveleth menuturkan, tingkat kerusakan Fordo masih belum bisa dipastikan.

Editor: Faisal Zamzami
MAXAR TECHNOLOGIES
AS SERANG IRAN - Citra satelit yang disediakan Maxar Technologies menunjukkan ada enam lubang di situs nuklir Fordo, Iran, usai diserang Amerika Serikat (AS) pada Minggu (22/6/2025). 

Beberapa ahli memperingatkan bahwa Iran kemungkinan sudah memindahkan persediaan uranium yang diperkaya tingkat tinggi yang dari Fordo sebelum serangan AS.

Iran bisa saja dapat menyembunyikannya beserta komponen nuklir lainnya di lokasi yang tidak diketahui oleh Israel, AS, dan inspektur nuklir PBB.

Mereka mencatat, citra satelit dari Maxar Technologies menunjukkan aktivitas yang tidak biasa di Fordo pada Jumat-Sabtu (19/20/6/2025).

Antrean panjang kendaraan menunggu di luar pintu masuk fasilitas tersebut.

Seorang sumber senior Iran mengatakan kepada Reuters pada Minggu bahwa sebagian besar uranium yang diperkaya tingkat tinggi telah dipindahkan ke lokasi yang dirahasiakan sebelum serangan AS.

Baca juga: VIDEO - Imbas Agresi Fasilitas Nuklir, Selat Hormuz Ditutup, AS Ngemis ke China Desak Iran Buka

Natanz

 Lokasi Natanz menjadi target pertama dalam serangan Israel pada 13 Juni, dan kembali diserang oleh AS dalam operasi terbaru.

Natanz dikenal sebagai pusat pengayaan nuklir terbesar di Iran, dengan fasilitas di atas dan di bawah tanah yang berisi sentrifus utama untuk pengayaan uranium.

Serangan Israel sebelumnya merusak infrastruktur kelistrikan di lokasi tersebut.

IAEA menyebutkan, kerusakan itu dapat berdampak pada sentrifus yang berada di aula bawah tanah.

Dalam serangan Sabtu malam, AS menjatuhkan dua bom penghancur bunker di Natanz menggunakan pesawat pengebom B-2.

 Selain itu, kapal selam Angkatan Laut AS menembakkan 30 rudal jelajah Tomahawk (TLAM) ke arah Natanz dan Isfahan.

Citra satelit memperlihatkan dua kawah baru di Natanz, masing-masing berdiameter sekitar 5,5 meter dan 3,2 meter.

Kawah ini muncul tepat di atas kompleks bawah tanah. Hingga kini, tingkat kerusakan internal di Natanz belum dapat dipastikan.

Isfahan

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved