Konflik Iran vs Israel
Trump Sebut Gencatan Senjata, Netanyahu Terdiam atas Klaim AS,Langit Israel Masih Dihiasi Rudal Iran
Dalam pertemuan tersebut, Netanyahu dilaporkan meminta seluruh menterinya untuk tidak membuat pernyataan publik terkait situasi genting saat ini.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Ansari Hasyim
Trump Sebut Gencatan Senjata, Netanyahu Terdiam atas Klaim AS, Langit Israel Masih Dihiasi Rudal Iran
SERAMBINEWS.COM – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengejutkan dunia dengan mengumumkan adanya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Iran.
Namun, pengumuman tersebut belum mendapat tanggapan resmi dari Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Kantor berita Israel, Jerusalem Post, melaporkan bahwa Netanyahu justru menggelar rapat darurat kabinet keamanan hingga Selasa dini hari waktu setempat.
Dalam pertemuan tersebut, Netanyahu dilaporkan meminta seluruh menterinya untuk tidak membuat pernyataan publik terkait situasi genting saat ini.
Sementara itu, Iran menyatakan siap menghentikan serangan balasan jika Israel benar-benar menghentikan agresi militernya.
Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan hal sebaliknya.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragchi menyatakan belum ada kesepakatan gencatan senjata atau penghentian operasi militer hingga saat ini Selasa (24/6/2025), usai Trump mengumumkan Israel dan Iran telah mencapai kesepakatan gencatan senjata pada Senin (23/6/2025) malam waktu setempat.
Namun Aragchi mengatakan Iran tidak berniat untuk membalas serangan Israel dengan catatan Israel menghentikan serangannya terhadap Iran paling lambat pukul 04.00 pagi waktu Teheran.
"Namun, dengan catatan rezim Israel menghentikan agresi ilegalnya terhadap rakyat Iran paling lambat pukul 4 pagi waktu Teheran, kami tidak berniat untuk melanjutkan respons kami setelahnya," tulisnya di X dilansir dari Aljazeera, Selasa (24/6/2025).
"Keputusan akhir mengenai penghentian operasi militer kami akan diputuskan kemudian," lanjut dia.
Kemudian, Aragchi juga mengatakan operasi militer Angkatan Bersenjata Iran untuk menghukum agresi Israel berlangsung hingga menit terakhir pada pukul 04.00 pagi waktu setempat.
Ia juga mengungkapkan terima kasihnya bersama rakyat Iran kepada Angkatan Bersenjata yang gagah berani dan terus bersiaga untuk mempertahankan negaranya hingga tetes darah penghabisan.
"Operasi militer Angkatan Bersenjata kami untuk menghukum Israel atas agresinya berlangsung hingga hingga menit terakhir pukul 4 pagi," tulis Aragchi dilansir dari Aljazeera, Selasa (24/6/2025).
"Bersama dengan seluruh rakyat Iran, saya berterima kasih atas Angkatan Bersenjata kita yang gagah berani dan terus bersiaga untuk mempertahankan negeri tercinta kita hingga tetes darah penghabisan dan membalas setiap serangan musuh hingga menit terakhir," lanjut dia.
Peringatan dilaporkan mulai berbunyi di telepon seluler di Israel dan sirene berbunyi di beberapa area menjelang datangnya serangan rudal.
Associated Press (AP) News melaporkan militer Israel memperingatkan warga bahwa rudal Iran sedang menuju wilayah tersebut.
Peluncuran itu dilaporkan terjadi setelah Iran berjanji menghentikan tembakan pada pukul 4 pagi waktu Teheran.
"Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Iran akan menghentikan serangannya jika Israel menghentikan serangan udaranya,”
“ Tidak jelas apa yang akan terjadi dengan peluncuran rudal yang terdeteksi dalam rentang waktu tersebut," dilansir dari AP News Selasa (24/6/2025).
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebelumnya mengumumkan Israel dan Iran telah mencapai kesepakatan untuk gencatan senjata pada Senin (23/6/2025) malam waktu setempat.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui media sosial.
Berikut ini pernyataan lengkapnya dilansir dari Aljazeera Selasa (24/6/2025).
"SELAMAT KEPADA SEMUANYA! Telah sepenuhnya disetujui oleh dan antara Israel dan Iran bahwa akan ada GENCATAN SENJATA yang Penuh dan Total (dalam waktu sekitar 6 jam dari sekarang, ketika Israel dan Iran telah mengakhiri dan menyelesaikan misi terakhir mereka!), dalam kurun waktu 12 jam, saat itu Perang akan dianggap BERAKHIR!"
"Secara resmi, Iran akan memulai GENCATAN SENJATA, dan dalam 12 jam ke depan Israel akan memulai GENCATAN SENJATA dan dalam 24 jam ke depan secara resmi Akhir PERANG 12 HARI akan disambut oleh Dunia. Selama GENCATAN SENJATA, kedua belah pihak akan tetap saling DAMAI dan HORMAT.
“Dengan asumsi bahwa semuanya berjalan sebagaimana mestinya, dan itu pasti akan terjadi, saya ingin mengucapkan selamat kepada kedua Negara, Israel dan Iran, karena memiliki Stamina, Keberanian, dan Kecerdasan untuk mengakhiri apa yang disebut sebagai PERANG 12 HARI.”
“Ini adalah Perang yang bisa berlangsung selama bertahun-tahun, dan menghancurkan seluruh Timur Tengah, tetapi itu tidak terjadi, dan tidak akan pernah terjadi! Tuhan memberkati Israel, Tuhan memberkati Iran, Tuhan memberkati Timur Tengah, Tuhan memberkati Amerika Serikat, dan TUHAN MEMBERKATI DUNIA!”
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dilaporkan mengumpulkan para menterinya dalam rapat kabinet keamanan yang berlangsung hingga Selasa (24/6/2025) pagi (waktu setempat) saat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan gencatan senjata antara Israel dengan Iran.
Dilansir dari The Jerusalem Post, Netanyahu meminta para menteri untuk menghindari membuat pernyataan publik setelah pertemuan berakhir.
"Trump berbicara dengan Netanyahu pada hari sebelumnya sebelum mengunci kesepakatan gencatan senjata dengan Iran, yang dimediasi oleh Qatar," kata sumber diplomatik dilansir dari The Jerusalem Post, Selasa (24/6/2025).
Namun belum ada pernyataan resmi dari pejabat Israel, terkait hal tersebut.
(Serambinews.com/Agus Ramadhan)
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel Siap Lancarkan Serangan Baru Terhadap Iran |
![]() |
---|
Iran Siapkan Skenario Militer Hadapi Israel, Ragukan Gencatan Senjata |
![]() |
---|
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Terluka akibat Serangan Israel |
![]() |
---|
Ali Khamenei Muncul Kembali ke Publik di Hari Asyura, Disambut Gembira Warga Iran |
![]() |
---|
Menlu Iran Ancam Israel jika Kembali Menyerang, Siap Balas Agresi Zionis dan Sekutunya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.