Sabtu, 18 April 2026

Konflik Iran vs Israel

Presiden Iran Masoud Pezeshkian Terluka akibat Serangan Israel

Serangan Israel itu disebut melibatkan enam rudal yang bertujuan untuk memblokir pintu keluar dan memutus ventilasi di lokasi bawah tanah.

Editor: Faisal Zamzami
X/Twitter
MASOUD PEZESHKIAN - Presiden Iran, Masoud Pezeshkian terluka akibat serangan udara Israel pada 16 Juni lalu. Hal ini diungkapkan oleh kantor berita Fars News Agency yang berafiliasi dengan Garda Revolusi Iran (IRGC), Minggu (13/7/2025). 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Iran, Masoud Pezeshkian terluka akibat serangan udara Israel pada 16 Juni lalu.

Dikuti dari Al Jazeera, serangan Israel itu menargetkan pertemuan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi yang dihelat di Teheran barat.

Hal ini diungkapkan oleh kantor berita Fars News Agency yang berafiliasi dengan Garda Revolusi Iran (IRGC), Minggu (13/7/2025).

 
Serangan Israel itu disebut melibatkan enam rudal yang bertujuan untuk memblokir pintu keluar dan memutus ventilasi di lokasi bawah tanah.

Pezeshkian dan pejabat senior lainnya, termasuk Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan Kepala Kehakiman Gholam-Hossein Mohseni Ejei, terpaksa dievakuasi melalui pintu darurat.

Laporan ini adalah konfirmasi resmi pertama mengenai cedera yang dialami oleh kepemimpinan Iran selama 12 hari perang dengan Israel.

Baca juga: Presiden Iran Terluka saat Selamatkan Diri dari Serangan Israel

Ini juga menyusul wawancara Pezeshkian baru-baru ini dengan jurnalis AS Tucker Carlson, di mana ia mengatakan: "Mereka memang mencoba (membunuh saya), ya... Tapi mereka gagal," tanpa sebelumnya mengkonfirmasi bahwa ia terluka.

Fox News juga mewartakan para pejabat termasuk Pezeshkian berhasil melarikan diri melalui pintu darurat saat serangan bom Israel menargetkan mereka.

 
Pezeshkian dan beberapa orang lainnya dilaporkan menderita cedera ringan pada kaki saat melarikan diri.

Dugaan serangan itu dikatakan terjadi pada hari keempat dari perang 12 hari antara Israel dan Iran.

Israel menyatakan militernya menargetkan beberapa pemimpin militer dan ilmuwan nuklir top Iran dalam serangkaian serangan udara yang bertujuan mencegah rezim tersebut mencapai tujuan mereka memproduksi senjata nuklir.

Pada 22 Juni, AS meluncurkan serangan rahasia mereka sendiri di tiga situs pengayaan nuklir utama Iran.1 Konflik 12 hari antara Israel dan Iran berakhir dengan gencatan senjata yang ditengahi AS.

Sementara itu pihak berwenang Iran mengatakan penyelidikan sedang berlangsung terkait kemungkinan kolaborasi orang dalam dengan Israel.

Lebih dari 700 orang telah ditangkap, dan rancangan undang-undang spionase baru yang mengusulkan hukuman mati sedang didorong di parlemen.

 

Baca juga: Friendly Match Mini Soccer, Serambi Takluk 1-7 dari Danish Car Interior

Baca juga: Bupati TRK Ajak Warga Nagan Raya Ramaikan Jalan Sehat,  Hadiah Utama Sepeda Motor

Baca juga: Cuaca di Blangpidie Per 14 Juli 2025 Cerah Berawan, Ini Prakiraan Cuaca 8 Kecamatan Lainnya di Abdya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved