Konflik Iran vs Israel
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel Siap Lancarkan Serangan Baru Terhadap Iran
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, Eyal Zamir, mengisyaratkan kemungkinan melancarkan serangan baru terhadap Iran.
SERAMBINEWS.COM, TEL AVIV - Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, Eyal Zamir, mengisyaratkan kemungkinan melancarkan serangan baru terhadap Iran.
Pernyataan itu disampaikan sehari setelah Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani mengunjungi Lebanon beberapa waktu lalu.
Dalam pidatonya di upacara militer di pangkalan Glilot, Israel tengah, Kamis (14/8/2025), Zamir menegaskan bahwa Tel Aviv siap mengulangi serangan terhadap Iran jika dianggap perlu.
Pernyataannya dikutip Radio Angkatan Darat Israel, sebagaimana dilansir Anadolu Agency, Kamis (14/8/2025).
Pada 13 Juni lalu, Israel dengan dukungan Amerika Serikat (AS) melancarkan perang selama 12 hari terhadap Iran.
Teheran membalas dengan meluncurkan rudal balistik dan pesawat tak berawak. Gencatan senjata kemudian diumumkan oleh Washington pada 24 Juni.
Zamir mengatakan, militer Israel telah menargetkan Iran beserta sekutunya, yang merujuk pada Hizbullah di Lebanon dan kelompok Houthi di Yaman.
Dia menegaskan, pasukan Israel siap menyerang kapan pun diperlukan.
Dia juga menggambarkan konflik terbaru dengan Iran sebagai perang preemptif alias pencegahan yang bertujuan menghilangkan ancaman eksistensial yang meningkat sebelum menjadi bahaya nyata.
"Iran berada di jalur eskalasi yang berbahaya di berbagai bidang dan mengembangkan doktrin yang berpusat pada penghancuran Israel," ujar Zamir.
"Kami siap membayar harga yang mahal untuk memastikan kelangsungan hidup kami," tambahnya.
Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah pejabat Israel, termasuk Menteri Pertahanan Israel Katz dan Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar, juga menyatakan kemungkinan dilakukannya serangan lanjutan terhadap Iran.
Baca juga: Israel Kantongi 100 Nama Ilmuan Nuklir Iran untuk Dibunuh
Media Iran Rilis Nama Pejabat Senior Israel sebagai Penjahat Perang yang Harus Dibunuh
Media Iran dan saluran Sabareen yang pro-Iran, yang berafiliasi dengan milisi pro-Teheran di Irak, dalam beberapa hari terakhir telah menyebarkan gambar-gambar pemimpin senior Israel dengan judul "Personel teroris Zionis yang harus dibunuh" atau "Daftar sasaran: target berikutnya."
Gambar-gambar tersebut mencakup foto Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang dicap sebagai "penjahat kemanusiaan", Menteri Pertahanan Israel Katz, yang disebut sebagai "menteri teroris".
| Iran Siapkan Skenario Militer Hadapi Israel, Ragukan Gencatan Senjata |
|
|---|
| Presiden Iran Masoud Pezeshkian Terluka akibat Serangan Israel |
|
|---|
| Ali Khamenei Muncul Kembali ke Publik di Hari Asyura, Disambut Gembira Warga Iran |
|
|---|
| Menlu Iran Ancam Israel jika Kembali Menyerang, Siap Balas Agresi Zionis dan Sekutunya |
|
|---|
| Kota Hancur Diserang Iran, Anggaran Militer Boncos, Warga Israel Miskin Dalam Sekejap, Kini Menjarah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Rudal-Pembawa-Satelit.jpg)