Konflik Iran vs Israel

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel Siap Lancarkan Serangan Baru Terhadap Iran

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, Eyal Zamir, mengisyaratkan kemungkinan melancarkan serangan baru terhadap Iran.

Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com
UJI COBA RUDAL - Foto ini diolah menggunakan kecerdasan buata (AI), Selasa (22/7/2025). Iran mengumumkan telah melakukan uji coba rudal baru pembawa satelit yang disebut Qaseed. 

SERAMBINEWS.COM, TEL AVIV - Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, Eyal Zamir, mengisyaratkan kemungkinan melancarkan serangan baru terhadap Iran

Pernyataan itu disampaikan sehari setelah Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani mengunjungi Lebanon beberapa waktu lalu.

Dalam pidatonya di upacara militer di pangkalan Glilot, Israel tengah, Kamis (14/8/2025), Zamir menegaskan bahwa Tel Aviv siap mengulangi serangan terhadap Iran jika dianggap perlu. 

Pernyataannya dikutip Radio Angkatan Darat Israel, sebagaimana dilansir Anadolu Agency, Kamis (14/8/2025).

Pada 13 Juni lalu, Israel dengan dukungan Amerika Serikat (AS) melancarkan perang selama 12 hari terhadap Iran.

 
Teheran membalas dengan meluncurkan rudal balistik dan pesawat tak berawak. Gencatan senjata kemudian diumumkan oleh Washington pada 24 Juni.

Zamir mengatakan, militer Israel telah menargetkan Iran beserta sekutunya, yang merujuk pada Hizbullah di Lebanon dan kelompok Houthi di Yaman. 

Dia menegaskan, pasukan Israel siap menyerang kapan pun diperlukan.

Dia juga menggambarkan konflik terbaru dengan Iran sebagai perang preemptif alias pencegahan yang bertujuan menghilangkan ancaman eksistensial yang meningkat sebelum menjadi bahaya nyata.

"Iran berada di jalur eskalasi yang berbahaya di berbagai bidang dan mengembangkan doktrin yang berpusat pada penghancuran Israel," ujar Zamir.

"Kami siap membayar harga yang mahal untuk memastikan kelangsungan hidup kami," tambahnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah pejabat Israel, termasuk Menteri Pertahanan Israel Katz dan Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar, juga menyatakan kemungkinan dilakukannya serangan lanjutan terhadap Iran.

Baca juga: Israel Kantongi 100 Nama Ilmuan Nuklir Iran untuk Dibunuh

 

Media Iran Rilis Nama Pejabat Senior Israel sebagai Penjahat Perang yang Harus Dibunuh 

Media Iran dan saluran Sabareen yang pro-Iran, yang berafiliasi dengan milisi pro-Teheran di Irak, dalam beberapa hari terakhir telah menyebarkan gambar-gambar pemimpin senior Israel dengan judul "Personel teroris Zionis yang harus dibunuh" atau "Daftar sasaran: target berikutnya."

Gambar-gambar tersebut mencakup foto Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang dicap sebagai "penjahat kemanusiaan", Menteri Pertahanan Israel Katz, yang disebut sebagai "menteri teroris".

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved