Luar Negeri
Pendeta Bill Schonemann Dibunuh Ekstrimis Zionis dengan Cara Disalib, Pelaku Anggap Misi Spiritual
Dia mengatakan sudah mengincar Bill untuk dibunuh dengan terlebih dahulu membuntuti korban.
SERAMBINEWS.COM - Pendeta di Arizona, Amerika Serikat (AS), Bill Schonemann (76) dibunuh oleh seorang ekstrimis Zionis bernama Adam Christopher Sheafe (51).
Dikutip dari Foxnews, Sheafe mengakui perbuatannya kejinya tersebut. Bahkan, dia juga mengungkapkan telah merencanakan membunuh Bill dengan cara disalib.
Dia mengatakan sudah mengincar Bill untuk dibunuh dengan terlebih dahulu membuntuti korban.
"Saya melihat bahwa dia menggelar pendalaman Alkitab pada hari Rabu malam, jadi saya duduk di sana dan menunggu mereka tiba."
"Sehingga saya bisa menemukan mana yang menjadi pendeta, dan kemudian saya mengikutinya. Dan kemudian saya kembali pada hari Minggu untuk mengeksekusi dan menyalibkannya ke tembok," jelasnya.
Menurutnya, cara yang digunakan tersebut adalah bagian dari misi spiritual yang dipercayanya bernama "Operasi Perintah Pertama".
Baca juga: Marah Ibunya Dilecehkan dan Dirinya Diancam Dibunuh, Pemuda Banyuwangi Aniaya Ayah Tiri hingga Tewas
Dalam sebuah wawancara pada Kamis (26/6/2025), Sheafe menyebut ritual itu dalam rangka menghukum para pemimpin agama yang dia yakini telah menipu para pengikutnya.
Dia juga mempercayai bahwa gereja-gereja Kristen telah menyesatkan para jemaatnya dengan mendorong agar mengikuti Yesus Kristus. Sheafe menganggap Yesus Kristus adalah Tuhan palsu.
Bahkan, Sheafe mengaku belum puas dengan membunuh pendeta Bill. Dia mengaku sudah merencanakan untuk membunuh 14 pemimpin agama lainnya.
Hal itu dibuktikan dengan Sheafe langsung pergi ke daerah Sedona untuk berencana membunuh dua pemimpin agama lainnya.
Namun belum sampai di lokasi, Sheafe mengalami kecelakaan dan mobilnya yang merupakan mobil curian ditinggal olehnya dan ditemukan polisi.
Akhirnya, dia ditangkap setelah polisi menemukan barang bukti di dalam mobil tersebut dan berkaitan dengan tewasnya Bill.
Dia akhirnya ditangkap beberapa hari kemudian, dalam sebuah perburuan yang terkait dengan serangkaian perampokan.
Seandainya tidak tertangkap, Sheafe mengatakan berencana untuk melanjutkan aksi pembunuhannya secara nasional.
“Dari sana, Las Vegas, Nevada; Portland, Oregon; Seattle, Washington; Billings, Montana; Detroit, Michigan; New York, New York; Charlotte, North Carolina; Mobile, Alabama; Beaumont, Texas, dan El Paso, Texas,” katanya, dikutip dari The Independent.
Kim Jong Un Perintahkan Senjata Nuklir Dipercepat saat AS-Korsel Latihan Militer |
![]() |
---|
Mesin Pesawat Condor Jerman Meledak di Udara, Begini Nasib 273 Penumpang |
![]() |
---|
Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Pakistan Lampaui 350 Orang |
![]() |
---|
5 Orang Tewas akibat Helikopter Pakistan Jatuh Saat Misi Penyelamatan |
![]() |
---|
Nasib Kim Keon Hee, Eks Ibu Negara Korsel Dikurung di Sel Terisolasi, Dijerat 16 Tuntutan Pidana |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.