Rabu, 8 April 2026

Iran vs Israel

Ada Apa di Irak? Dua Pangkalan Militer Diserang Drone Kamikaze Saat Iran dan Israel Perang!

Serangan ini dinilai sebagai upaya terencana untuk melumpuhkan kemampuan pengawasan udara Irak di tengah situasi geopolitik yang memanas.

Penulis: Gina Zahrina | Editor: Ansari Hasyim
Mehr News Agency
DRONE KAMIKAZER - Foto yang bersumber dari Mehr News Agency. Saat ini tengah panasnya konflik Iran-Israel, Irak mendadak jadi medan serangan drone kamikaze misterius! Siapa pelaku di balik serangan ini dan apa dampaknya bagi stabilitas kawasan? 

SERAMBINEWS.COM - Saat perhatian dunia tertuju pada konflik Iran dan Israel, Irak justru dikejutkan oleh serangan mendadak yang belum jelas pelakunya.

Dua pangkalan militer strategis di negara itu tiba-tiba diserang drone kamikaze. Siapa pelakunya? Dari mana asal drone tersebut? Hingga kini masih jadi misteri.

Serangan yang terjadi pada Selasa (24/6/2025), saat situasi kawasan Timur Tengah berada di titik didih.

Drone-drone kecil berkekuatan tinggi menghantam sistem radar di Kamp Taji, utara Baghdad, dan Pangkalan Imam Ali di Provinsi Dhi Qar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan parah terjadi pada fasilitas militer.

Menurut laporan yang dilansir dari AFP, juru bicara militer Perdana Menteri Irak, Sabah Al Numan, menyebut serangan ini sebagai tindakan pengecut yang sangat membahayakan stabilitas nasional.

Serangan ini muncul di tengah memuncaknya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang sedang dilanda eskalasi konflik yang melibatkan berbagai kekuatan regional dan internasional. Pemerintah Irak pun langsung merespons dengan serius.

Mereka menyatakan bahwa serangan drone tersebut sangat berbahaya dan mengancam kedaulatan nasional.

“Serangan ini merupakan simbol tindakan pengecut dan sangat berbahaya,” ujar Numan seperti dikutip dari AFP.

Baca juga: Jika Diserang Lagi, Jenderal Iran Janjikan Bakal Percepat Kehancuran Zionis Israel dan AS

Kerusakan Peralatan Militer, Tidak Ada Korban Jiwa

Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan serius terjadi pada sejumlah peralatan radar dan sistem komunikasi militer.

Serangan ini dinilai sebagai upaya terencana untuk melumpuhkan kemampuan pengawasan udara Irak di tengah situasi geopolitik yang memanas.

Pasukan keamanan Irak berhasil menggagalkan serangan lanjutan terhadap empat lokasi militer tambahan di berbagai wilayah.

Sejumlah drone berhasil dijatuhkan sebelum mencapai target mereka. Investigasi awal menunjukkan bahwa drone yang digunakan merupakan jenis kecil namun berteknologi tinggi.

Pemerintah Irak Bentuk Tim Penyelidik Tingkat Tinggi

Melansir dari Kompas.com, hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini.

Pemerintah Irak langsung membentuk komite tingkat tinggi yang bertugas menyelidiki insiden tersebut.

Baca juga: Teheran Buru Warga Yahudi, AS Tangkapi Pendatang dari Iran

Tujuannya adalah untuk mengetahui siapa dalang di balik serangan, dari mana asal drone, serta motif yang melatarbelakanginya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved