Jumat, 10 April 2026

Perang Gaza

Pemimpin Oposisi Israel Serukan Diakhirinya Perang Gaza

Tidak ada lagi manfaat bagi Negara Israel untuk melanjutkan perang di Gaza. Hanya kerusakan pada tingkat keamanan, politik dan ekonomi,” katanya pada

Editor: Ansari Hasyim
Eurasia Diary
Yair Lapid mendesak diakhirinya perang selama lebih dari 20 bulan di Gaza, ketika Netanyahu menghadapi seruan yang meningkat untuk gencatan senjata. 

SERAMBINEWS.COM - Yair Lapid mendesak diakhirinya perang selama lebih dari 20 bulan di Gaza, ketika Netanyahu menghadapi seruan yang meningkat untuk menghentikan pertempuran.

“Tidak ada lagi manfaat bagi Negara Israel untuk melanjutkan perang di Gaza. Hanya kerusakan pada tingkat keamanan, politik dan ekonomi,” katanya pada pertemuan anggota parlemen dari kelompok parlemennya., Senin

Lapid mengklaim bahwa posisi tentara sejalan dengan partainya.

“Kepala Staf Eyal Zamir hadir di hadapan kabinet kemarin dan mengatakan bahwa eselon politik perlu memutuskan tujuan berikutnya,” katanya. 

“Arti kalimat ini adalah, tentara tidak mempunyai tujuan lagi di Gaza.”

Serangan di Lokasi Bantuan Gaza: Mereka Menembaki Kami tanpa Pandang Bulu

Pasukan Israel menewaskan sedikitnya 21 orang dan melukai 20 lainnya ketika berusaha mendapatkan bantuan makanan yang sangat dibutuhkan di Gaza selatan.

Rumah Sakit Nasser di Khan Younis mengatakan menerima mayat 11 orang yang ditembak ketika kembali dari tempat bantuan yang terkait dengan Yayasan Kemanusiaan Gaza yang didukung Israel dan AS di Gaza selatan.

Pembunuhan tersebut merupakan bagian dari pola mematikan yang telah terjadi membunuh hampir 600 warga Palestina dalam program penyaluran bantuan yang kacau dan kontroversial selama sebulan terakhir.

Sepuluh lainnya tewas di gudang bantuan PBB di Gaza utara, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Yousef Mahmoud Mokheimar sedang berjalan bersama puluhan orang lainnya ketika dia melihat pasukan dengan kendaraan dan tank berlomba menuju mereka. 

“Mereka menembaki kami tanpa pandang bulu,” katanya, menambahkan bahwa kakinya tertembak, dan seorang pria juga tertembak ketika mencoba menyelamatkannya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved