Jumat, 12 Juni 2026

Video

VIDEO - 3.000 Kendaraan dan Mobil Listrik di Kapal Kargo Besar Tenggelam seusai Kebakaran

Dilaporkan sebelumnya kpaal tersebut mengalami kebakaran pada 3 Juni 2025 dan akhirnya ditinggalkan awak kapal. 

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Sebuah Kapal kargo bernama Morning Midas yang mengangkut sekitar 3.000 unit kendaraan baru menuju Meksiko, dilaporkan tenggelam di Samudra Pasifik pada Senin (23/6/2025).

Dilaporkan sebelumnya kpaal tersebut mengalami kebakaran pada 3 Juni 2025 dan akhirnya ditinggalkan awak kapal. 

Kejadian yang berada di perairan internasional ini sekitar 770 kilometer dari daratan terdekat di Kepulauan Aleut, Alaska. Informasi ini dikonfirmasi oleh perusahaan pengelola kapal, Zodiac Maritime, yang berbasis di London. 

Baca juga: VIDEO - Dukung Gaza, Warga Maroko Usir Kapal Kargo Angkut Senjata ke Israel

Sebagai informasi, Morning Midas dibangun pada 2006 dan berlayar di bawah bendera Liberia. Kapal ini 

bertolak dari Yantai, China, pada 26 Mei 2025 menuju Pelabuhan Lazaro Cárdenas, Meksiko. 

“Kerusakan yang disebabkan oleh kebakaran, diperparah oleh cuaca buruk dan masuknya air menyebabkan Morning Midas tenggelam pada 23 Juni sekitar pukul 16.35 waktu setempat di perairan sedalam sekitar 5.000 meter dan berjarak 360 mil laut dari daratan,” tulis Zodiac Maritime dalam pernyataan resminya, dikutip dari LiveMint.

Dalam laporan LiveMint, disebutkan bahwa dari total 3.000 kendaraan yang diangkut, sekitar 800 di antaranya merupakan kendaraan listrik (electric vehicle/EV). 

Baca juga: Pejuang Houthi Yaman Serang Kapal Perusak AS dan Tiga Kapal Kargo di Laut Arab

Namun, hingga saat ini belum ada kepastian apakah seluruh kendaraan, termasuk mobil listrik, ikut tenggelam bersama kapal atau ada yang berhasil diselamatkan. 

Hal tersebut disampaikan oleh laporan terpisah dari CNN. Kepulan asap besar kali pertama terlihat dari buritan kapal, tepat di dek yang memuat kendaraan listrik. 

Hal ini diungkap oleh Penjaga Pantai Amerika Serikat (AS) dan pihak Zodiac Maritime. 

Diketahui, mobil listrik dilengkapi baterai lithium-ion yang berisiko terbakar bila mengalami kerusakan atau suhu berlebih (overheat), meskipun umumnya aman.

Kebakaran kapal terjadi pada 3 Juni 2025, sekitar 490 kilometer barat daya Pulau Adak, Alaska. 

Baca juga: Kapal Kargo “Anadolu S” Ikut Dirudal Houthi, Turki Mengamuk, Houthi: Kapal Itu Terus Melayani Israel

Saat kejadian, terdapat 22 kru di atas kapal. Semua awak berhasil menyelamatkan diri dengan menggunakan sekoci dan dievakuasi oleh kapal niaga yang melintas. 

Tidak ada laporan korban luka maupun jiwa. 

“Kami menerima sinyal darurat tentang adanya kebakaran di Morning Midas, dan segera mengirimkan tim ke lokasi,” ujar Cameron Snell dari Penjaga Pantai AS, dikutip dari Associated Press. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved