Selasa, 21 April 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Serangan Rudal Iskander-M Rusia Menewaskan Komandan Brigade Ukraina, Begini Komentar Zelensky

Menurut pasukan pertahanan Ukraina selatan, Rusia menggunakan dua rudal balistik, kemungkinan besar rudal balistik jarak pendek Iskander-M.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Kyiv Independent.
Kolonel Serhiy Zakharevych, komandan Brigade Mekanik ke-110, tewas dalam serangan Rusia, Selasa (1/7/2025) 

Staf Umum Ukraina menganggapnya sebagai perwakilan khas generasi perwira baru, yang tumbuh di medan perang dan menunjukkan keterampilan komando yang luar biasa.

AS Hentikan Pasokan Rudal dan Amunisi Ke Ukraina

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth telah memerintahkan penghentian pengiriman rudal dan amunisi ke Ukraina sementara Pentagon melakukan peninjauan terhadap persediaan militer negara itu.

Keputusan itu diambil di tengah menipisnya persediaan senjata AS setelah bertahun-tahun dukungan militer untuk Ukraina dan operasi di Timur Tengah, menurut NBC News.

Menurut sumber dari Departemen Pertahanan, Kongres dan pejabat yang berwenang, AS berhenti menyediakan Ukraina dengan sejumlah amunisi penting.

Adapun amunisi itu seperti puluhan rudal pencegat Patriot, ribuan peluru artileri 155 mm, lebih dari 100 rudal Hellfire, lebih dari 250 sistem rudal berpemandu presisi GMLRS, bersama dengan banyak rudal Stinger, rudal udara-ke-udara AIM dan peluncur granat.

"Keputusan ini dibuat untuk mengutamakan kepentingan Amerika, menyusul tinjauan yang dilakukan oleh Departemen Pertahanan atas dukungan militer kami kepada negara-negara di seluruh dunia," kata juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly. 

Ia menekankan “kekuatan militer AS tetap tidak perlu diragukan lagi, jika ada yang meragukannya, tanyakan saja pada Iran”.

Departemen Pertahanan AS belum memberikan komentar resmi terkait keputusan ini.

Pejabat pertahanan mengatakan senjata-senjata itu dapat tetap disimpan hingga peninjauan selesai. 

Jika ternyata senjata-senjata itu persediaannya terbatas atau dibutuhkan di tempat-tempat penting lainnya di seluruh dunia, penyimpanan itu dapat diperpanjang.

Beberapa senjata disetujui di bawah pemerintahan Biden melalui dua mekanisme, Otoritas Penarikan Pasukan Presiden dan Prakarsa Bantuan Keamanan Ukraina

Beberapa pengiriman telah dikirim ke wilayah tersebut tetapi belum dikirim ke Ukraina.

Dalam konferensi pers setelah pertemuan puncak NATO di Belanda minggu lalu, Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat dapat mengirim lebih banyak rudal Patriot ke Ukraina, tetapi mengatakan Washington juga membutuhkannya.

"Ukraina ingin memiliki lebih banyak rudal Patriot. Kita akan lihat apakah kita bisa mendapatkan beberapa di antaranya, tetapi sangat sulit untuk mendapatkannya karena kita sangat membutuhkannya," kata Trump.

(Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved