Migas Aceh
DEM Aceh Audiensi dengan Tenaga Ahli Menteri ESDM, Bahas Isu Strategis Migas Aceh
Presiden DEM Aceh, Faizar Rianda dalam siaran pers yang diterima Serambinews,com, Selasa (8/7/2025), menyampaikan bahwa forum ini tidak hanya menjadi
Penulis: Jafaruddin | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Aceh audiensi dengan Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Satya Hangga Yudha, yang berlangsung di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, baru-baru ini.
Pertemuan ini menjadi momen strategis bagi DEM Aceh untuk memperkuat jejaring nasional serta menyampaikan berbagai agenda penting yang menjadi fokus kerja organisasi.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana kolaborasi antara DEM Aceh dan Kementerian ESDM, termasuk penjajakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan dukungan konkret terhadap program-program DEM Aceh ke depan.
Selain penguatan kelembagaan, DEM Aceh turut menyampaikan isu strategis terkait perkembangan Blok Andaman serta proses pengalihan pengelolaan Wilayah Kerja (WK) Migas Blok Rantau.
Isu ini dinilai penting karena menyangkut optimalisasi potensi sumber daya alam Aceh dan upaya mewujudkan kemandirian serta kedaulatan energi di daerah.
Presiden DEM Aceh, Faizar Rianda dalam siaran pers yang diterima Serambinews,com, Selasa (8/7/2025), menyampaikan bahwa forum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan untuk membawa aspirasi masyarakat Aceh ke pusat pengambilan kebijakan.
"Kami datang membawa aspirasi dan harapan agar pengelolaan Blok Andaman dan proses alih kelola Blok Rantau dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh. Ini adalah bagian dari upaya kami dalam memperjuangkan kedaulatan energi daerah,’ ujar Faizar.
Turut hadir mendampingi Faizar dalam audiensi tersebut, Alfa Khalil Ikram selaku Koordinator Perwakilan Luar Aceh DEM Aceh dan Eldem Maulana sebagai perwakilan pengurus lainnya.
Menanggapi berbagai isu yang disampaikan, Satya Hangga Yudha menyampaikan pandangan strategis mengenai pentingnya integrasi antara pengembangan sumber daya alam dan sumber daya manusia di Aceh.
"Pengembangan sumber daya alam di Provinsi Aceh yang menjadi bagian dari NKRI sangat penting baik itu dari sisi migas, minerba, maupun EBTKE.
Pemerintah Indonesia akan terus mengedepankan ketahanan energi nasional dan hilirisasi agar terjadinya multiplier effect bagi ekonomi daerah.
Oleh karena itu, pengembangan sumber daya manusia juga harus digarap agar proyek-proyek strategis seperti North Andaman dan Blok Rantau dapat dikelola oleh anak daerah,” ujar Satya.
Di akhir pertemuan, DEM Aceh menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Satya Hangga Yudha atas sambutan hangat, keterbukaan, serta kesediaan dalam mendengarkan masukan dan aspirasi dari kalangan mahasiswa.
DEM Aceh berharap, komunikasi dan kerja sama ini dapat terus berlanjut demi mendukung kemajuan sektor energi nasional dan pembangunan berkeadilan di Provinsi Aceh.(*)
Kepala BPMA Paparkan Migas Aceh di Forum Nasional, Beberkan Geliat Eksplorasi dan Eksploitasi 6 WK |
![]() |
---|
Aceh Energi Segera Eksplorasi Migas, BPMA Ajak Pemkab Bireuen Kolaborasi |
![]() |
---|
Pengelolaan Migas di Aceh Perlu Perhatian, YARA: Rawan Dibegal |
![]() |
---|
YARA Minta Pertamina Buka Hasil Kelola Migas di Aceh |
![]() |
---|
Anggota DPRA Somasi Kementerian ESDM, SKK Migas, BPMA dan Pertamina Soal Pengelolaan Blok Migas Aceh |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.