Pembunuh Perempuan Bertato di Blitar Ternyata Pacar Korban, Pelaku Ditangkap, Motif Cemburu

Setelah dilakukan identifikasi, jasad tersebut diketahui bernama Dita Oktavia (DTO), berusia 21 tahun, yang merupakan warga Kabupaten Kediri.

Editor: Faisal Zamzami
Dok. Polres Blitar
PEMBUNUHAN - MCH (28), terduga pelaku pembunuhan terhadap perempuan bernama inisial DTO (21), dihadirkan pada konferensi pers di Mapolres Blitar, Selasa (8/7/2025) sore. 

SERAMBINEWS.COM - Jasad seorang perempuan bertato ditemukan tergeletak di pinggir jalan Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Senin (7/7/2025) pagi.

Setelah dilakukan identifikasi, jasad tersebut diketahui bernama Dita Oktavia (DTO), berusia 21 tahun, yang merupakan warga Kabupaten Kediri.

Sehari setelah penemuan jasad korban, polisi berhasil menangkap pelaku yang menghabisi nyawa korban.

Personel Unit Resmob Satuan Reskrim Polres Blitar menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap perempuan bernama inisial DTO (21) yang jasadnya ditemukan tergeletak di pinggir jalan Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, pada Senin (7/7/2025) pagi.

DTO adalah warga Dusun Purworejo, Desa Punjul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Seorang pria berinisial MCH (28) ditangkap setelah diduga melakukan penganiayaan yang berujung pada kematian perempuan berinisial DTO (21).

Wakil Kepala Polres Blitar, Kompol Fadillah Langko Kasim Panara, mengungkapkan bahwa tindakan tersebut dilatarbelakangi motif cemburu.

“Ini disebabkan adanya kecemburuan terduga pelaku karena korban memiliki pacar baru sehingga membuat pelaku naik pitam, emosi sehingga melakukan tindakan penganiayaan itu,” ungkap Fadillah kepada awak media pada Selasa (8/7/2025) sore.

Fadillah menjelaskan bahwa MCH, yang merupakan tetangga desa DTO di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, memiliki hubungan asmara dengan korban.

Penganiayaan yang menyebabkan kematian DTO terjadi di dua lokasi pada Minggu (6/7/2025) malam dan Senin (7/7/2025) dini hari.

 Lokasi tersebut terletak di wilayah Kediri dan Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

“Penganiayaan terhadap DTO dilakukan MCH dengan menggunakan tangan kosong. Dipukul dengan tangan kosong pada bagian antara hidung dan mulut,” tuturnya.

Jenazah DTO ditemukan warga tergeletak di pinggir jalan raya Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, pada Senin pagi.

Baca juga: Kronologi Sidah Alatas Dibunuh Sopir Pribadi, Jasad Dibuang ke Sungai, Mobil Dijual Rp 40 Juta

Kronologi kejadian

Menurut Fadillah, peristiwa tersebut berawal ketika MCH menjemput DTO di sebuah kafe tempat DTO bekerja sebagai pemandu lagu pada Sabtu (5/7/2025) malam untuk menonton karnaval sound horeg di Kabupaten Nganjuk.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved