Kamis, 9 April 2026

Berita Aceh Singkil

Cegah Bahasa Singkil Punah, Kamus Bahasa Singkil Resmi Diluncurkan

Kamus bahas Singkil-Indonesia, resmi diluncurkan di Op Room Kantor Bupati Aceh Singkil, Rabu (9/7/2025).

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman luncurkan kamus bahasa Singkil-Indonesia, Rabu (9/7/2025). 

Penulis: Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kamus bahas Singkil-Indonesia, resmi diluncurkan di Op Room Kantor Bupati Aceh Singkil, Rabu (9/7/2025).

Kamus tersebut buah perjuangan panjang lintas komunitas di daerah itu, dalam upaya melestarikan bahasa ibu agar tak lekang digerus zaman. 

Peluncuran ditandai penyerahan kamus bahasa Singkil-Indonesia, secara simbolis oleh Yayasan Suluh Insan Lestari kepada Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman.

Hamzah Sulaiman menyampaikan apresiasinya atas kerja keras tim penulis, sehingga kamus dapat selesai.

Menurut Hamzah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, akan menjadikan kamus Singkil-Indonesia sebagai bahan ajar muatan lokal di sekolah-sekolah.

Muatan lokal merupakan materi pembelajaran potensi dan keunikan daerah tertentu untuk memperkaya pengalaman belajar siswa serta melestarikan kearifan lokal.

Baca juga: Terungkap Penyebab Kebakaran Hebat Melanda Pesantren Al Zamzamiyah di Aceh Singkil, Ini Dugaannya

"Kamus ini akan kita tindak lanjuti agar dapat disebarluaskan dan dipelajari di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Penyusunan kamus dimulai pada 13 Februari 2023, melalui diskusi awal yang berlangsung di Warung Sinanggel di Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah. 

Warung Sinanggel menjadi titik awal semangat tim penulis dalam menghidupkan kembali bahasa ibu masyarakat Singkil. 

Sejak itu, serangkaian pertemuan rutin dilakukan secara intensif, termasuk penyusunan ortografi bahasa Singkil, yang mengantarkan pada penerbitan kamus Singkil-Indonesia.

Penerbitan kamus Singkil–Indonesia turut di dampingi Yayasan Suluh Insan Lestari, yang memberikan pendampingan mulai dari pengumpulan data, verifikasi kosakata, hingga proses finalisasi naskah.

Baca juga: Mantan Pj Bupati Aceh Barat Diperiksa Kejaksaan Terkait Kasus Insentif Pajak

Wanhar Lingga salah satu tim penulis mengatakan, kamus ini tidak hanya dokumen linguistik.

Namun sebagai wujud cinta terhadap identitas sebagai masyarakat Aceh Singkil.

"Kami terus berupaya agar kamus mendapat perbaikan setiap tahunnya, untuk tahap awal terkumpul 5.000 lebih kosa kata," ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved