Perang Gaza

Disokong AS dan Inggris, Pengungsian Massal Warga Palestina oleh Israel Terjadi Sejak Puluhan Tahun

Ia mengatakan pemaksaan warga Palestina ke wilayah lain dalam kondisi tidak manusiawi yang terjadi saat ini adalah proses yang selalu dilakukan Zionis

Editor: Ansari Hasyim
RNTV/TangkapLayar
PEMBUNUHAN MASSAL - Suasana Kafe al-Baqa, sebuah lokasi berkumpul di pinggir pantai yang ramai di Gaza seusai dibom Israel pada Senin (30/6/2025). Petugas medis melaporkan bahwa antara 24 dan 36 warga Palestina tewas dalam serangan itu. Kementerian Kesehatan Gaza mencatat sedikitnya serangan Israel menewaskan 80 warga Palestina, terhitung dalam 24 jam terakhir. 

SERAMBINEWS.COM - Pengungsian massal warga Palestina merupakan kelanjutan dari kebijakan Israel yang telah berlangsung lama, bukan hanya dalam 20 bulan perang terakhir tetapi juga selama beberapa dekade, menurut Rami Khouri, seorang peneliti terkemuka di Universitas Amerika di Beirut.

“Gaza dikepung oleh Israel yang mengepungnya berkali-kali, dan ratusan ribu pengungsi diusir pada tahun 1947 dan 1948,” ujarnya kepada Al Jazeera, Sabtu.

Ia mengatakan pemaksaan warga Palestina ke wilayah lain dalam kondisi tidak manusiawi yang terjadi saat ini adalah proses yang selalu dilakukan Zionisme dan negara Israel dengan dukungan Inggris dan Amerika.

“Mereka ingin mengeluarkan sebanyak mungkin warga Palestina dari Palestina agar negara Israel dapat berkembang dan memiliki kendali yang lebih besar.”

Ia juga menunjukkan bahwa Israel sebagian besar telah mencegah bantuan mencapai warga Palestina di Gaza, yang menunjukkan bahwa ini juga merupakan bagian dari proses genosida yang bertujuan untuk mengusir orang-orang dari wilayah kantong tersebut.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved