Perang Gaza
PBB: Kehidupan di Gaza akan Hilang tanpa Bahan Bakar
Tanpa bahan bakar yang memadai, badan-badan PBB yang merespons krisis ini kemungkinan besar akan terpaksa menghentikan operasi mereka sepenuhnya, yang
SERAMBINEWS.COM - Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) mengeluarkan peringatan keras bahwa bahan bakar harus diizinkan masuk ke Gaza dalam jumlah yang cukup dan secara konsisten untuk menjaga operasi kemanusiaan penyelamatan nyawa tetap berjalan.
“Tanpa bahan bakar, jalur kehidupan bagi 2,1 juta orang di Gaza akan hilang,” kata badan tersebut di X, Selasa.
Tanpa bahan bakar yang memadai, badan-badan PBB yang merespons krisis ini kemungkinan besar akan terpaksa menghentikan operasi mereka sepenuhnya, yang secara langsung berdampak pada semua layanan penting di Gaza.
Ini berarti tidak ada layanan kesehatan, tidak ada air bersih, dan tidak ada kapasitas untuk mengirimkan bantuan.
Peringatan itu muncul setelah PBB mengatakan telah diizinkan mengirimkan bahan bakar pertama ke Gaza dalam 130 hari pada hari Kamis.
Jumlah itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan satu hari saja, menyebabkan rumah sakit, fasilitas air, dan operasi bantuan di ambang kehancuran, kata laporan itu.
Hamas: Janji Netanyahu Meraih Kemenangan Mutlak di Gaza hanyalah Ilusi Besar
Hamas mengatakan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mahir menggagalkan satu putaran negosiasi demi negosiasi lainnya, dan dia tidak ingin mencapai kesepakatan apa pun.
"Para pejuang perlawanan kita melancarkan perang gesekan yang mengejutkan musuh setiap hari dengan taktik lapangan yang inovatif, menyebabkan musuh kehilangan inisiatif dan mengacaukan perhitungannya, meskipun kekuatan tembak dan keunggulan udaranya unggul," tulis Hamas dalam sebuah pernyataan yang dikutip Al Jazeera, Selasa.
Disebutkan semakin lama perang berlangsung, semakin banyak tentara pendudukan tenggelam ke dalam pasir Gaza yang bergeser dan menjadi lebih rentan terhadap serangan kualitatif perlawanan.
Netanyahu, sang penjahat, menjerumuskan pasukan dan entitasnya ke dalam perang yang sia-sia dan tak berprospek.
Kelanjutannya tak hanya mengancam nyawa para tahanan dan tentara, tetapi juga menandakan bencana strategis bagi entitasnya.
“Kemenangan mutlak” yang dipromosikan Netanyahu adalah ilusi besar yang dimaksudkan untuk menutupi kekalahan telak di lapangan dan di ranah politik, sebut Hamas.
Israel Belah Wilayah Tepi Barat jadi Dua, Bangun 3.412 Unit Rumah Ilegal untuk Pemukim Haram
Israel melanjutkan rencana pembangunan di wilayah E1 Tepi Barat yang diduduki – sebuah langkah yang akan memisahkan wilayah utara dari selatan, menurut laporan media berita Haaretz.
| Armada Sumud Dekati Gaza, Angkatan Laut hingga Drone 3 Negara Kawal Kapal Bantuan |
|
|---|
| 20 Poin Kesepatakan Trump & Netanyahu, TNI Siap Dikerahkan ke Gaza? |
|
|---|
| Tuai Pro Kontra Internasional, Siapa Tony Blair yang Disebut Bakal Pimpin Transisi Gaza? |
|
|---|
| IDF Semakin Bar-bar, 48 Ribu Warga Gaza Terpaksa Mengungsi, Israel Buka Rute Baru Selama 48 Jam |
|
|---|
| Ungkap 9 Langkah Hentikan Genosida di Gaza, Spanyol Embargo Senjata dan Minyak Israel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/PEMBUNUHAN-MASSAL-Suasana-Kafe-al-Baqa.jpg)