Daftar Negara Paling Berbahaya di Dunia: Yaman Terburuk
Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, Yaman masih terjerumus dalam krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
Dengan skor 3,294 pada tahun 2024 (sedikit kurang aman dibandingkan skor 3,448 pada tahun 2023), Afghanistan adalah negara paling berbahaya keempat di dunia, setelah menjadi yang paling berbahaya selama enam tahun berturut-turut.
Sebagai negara yang dilanda perang dan terperosok dalam perang, revolusi, dan pertikaian sipil selama beberapa dekade, Afghanistan mengalami penurunan signifikan dalam kematian terkait konflik pada tahun 2022, dengan jumlah tersebut turun sebesar 90,6 persen, dari hampir 43.000 menjadi lebih dari 4.000.
Afghanistan masih menjadi negara paling tidak damai di Asia Selatan yang mengalami penurunan kedamaian pada GPI 2024 karena peningkatan ukuran militer dan sedikit penurunan dalam indikator keamanan.
Meski demikian, Afghanistan telah membuat kemajuan dalam beberapa tahun terakhir, dengan kematian akibat konflik internal turun dari lebih dari 18.000 pada tahun 2017 menjadi kurang dari 350 pada tahun 2023, dan berkurangnya dampak dari terorisme.
5. Ukraina
Dalam beberapa tahun terakhir, Ukraina mengalami salah satu penurunan skor keseluruhan terbesar, baik secara regional maupun global.
Hal ini terutama disebabkan oleh invasi Rusia pada Februari 2022, yang menyebabkan konflik yang meluas, pengungsian massal, dan krisis kemanusiaan yang parah.
Invasi tersebut mengakibatkan hampir 30 persen populasi Ukraina diperkirakan sebagai pengungsi atau terlantar internal.
Konflik ini telah berdampak besar di berbagai bidang, dengan penurunan terbesar terjadi pada kematian akibat konflik internal, pengungsi dan pengungsi internal (IDP), serta indikator tingkat personel angkatan bersenjata.
Dampak perang Rusia dengan Ukraina telah dirasakan di seluruh dunia, terutama di bidang kelangkaan energi dan pangan, dan diperkirakan akan terus berdampak hingga laporan tahun 2024 dan seterusnya, yang menyebabkan peningkatan metrik termasuk kerawanan pangan, pengeluaran militer, dan ketidakstabilan politik.
6. Republik Demokratik Kongo
Kemiskinan dan kerusuhan politik merupakan kejadian sehari-hari di Republik Demokratik Kongo, dengan pemberontak dan angkatan bersenjata berkeliaran di wilayah-wilayah tertentu sesuka hati.
Kejahatan, termasuk pembunuhan, pemerkosaan, penculikan, pembajakan mobil, pencurian, perampokan, dan perampokan jalan raya, cukup umum terjadi.
Bahkan bencana alam, seperti banjir, gempa bumi, dan letusan gunung berapi, juga menjadi perhatian.
Seperti Sudan Selatan, Republik Demokratik Kongo hanya mengalami sedikit penurunan Indeks Harga Konsumen (IPK) antara tahun 2023 dan 2024, dari 3,214 menjadi 3,264.
| Jangan Anggap Tabu, dr Boyke Ungkap 5 Langkah Cegah Anak Jadi Korban Pedofilia |
|
|---|
| Timur Tengah Membara! AS dan Iran Saling Serang, Gencatan Senjata Terancam Runtuh |
|
|---|
| Buronan Pencuri Minyak Pertamina EP Rantau Diringkus di Tanjungmorawa |
|
|---|
| Harga Emas di Lhokseumawe Hari Ini Turun Rp 51 Ribu/Mayam, Cek Rinciannya di Sini |
|
|---|
| Update Hari ke-104 Perang Iran: Teheran Serang Pangkalan AS dan Tutup Selat Hormuz Usai Dibom AS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ilustrasi-perang-Berikut-daftar-negara-paling-berbahaya-di-dunia.jpg)