Berita Bireuen
Mulai 1 Agustus BPS Bireuen Terjunkan 158 Petugas Ke Desa-desa, Ini Tugasnya
“Apalagi kegiatan ini menghasilkan peta desa maupun dusun yang dijadikan sebagai wilayah kerja statistik di Bireuen,” ujarnya
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Pada awal Agustus 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) Bireuen akan menerjunkan sebanyak 158 petugas Sensus Ekonomi (SE2026) ke berbagai desa dalam rangka pemutakhiran data kerangka Geospasial dan muatan wilayah kerja statistik Bireuen.
Para petugas sebelum diterjunkan selama dua hari mulai Rabu (16/7/2025) mengikuti pelatihan selama dua hari di aula Wisma Bireuen Jaya, dibuka Bupati Bireuen diwakili Wakil Bupati Bireuen, Ir H Razuardi MT.
Kepala BPS Bireuen, Ir Maimun mengatakan, mereka para petugas yang akan ke lapangan hasil seleksi beberapa waktu lalu.
Mereka yang mengikuti pelatihan dibagi dua gelombang dan akan turun ke lapangan selama satu bulan penuh.
Tugas yang dilakukan antara lain melakukan tentang geospasial atau mengambil titik titik koordinat desa dan menggambarkan batas wilayah, kegiatan usaha ekonomi.
Misalnya seorang petugas mendatangi salah satu desa, petugas melihat dan mendata muatan ekonomi di desa seperti ada toko tidak, tokonya bagaimana.
Baca juga: Kejari Bireuen Damaikan Kasus Pemukulan Penjual Mie Goreng, Berawal Sapaan Kiban Na Can
Kemudian usaha ekonomi mulai bangunannya bagaimana dan lainnya.
Kemudian, ada kelompok ekonomi dan berbagai sisi menyangkut muatan di kawasan yang dituju
petugas masing-masing.
Wakil Bupati Bireuen, Ir H Razuardi antara lain mengatakan, kegiatan lapangan para petugas BPS, yaitu pemutakhiran peta desa dan peta dusun, pemutakhiran muatan dusun, geotagging batas dusun (pengambilan titik koordinat).
Maka hasil dari seluruh kegiatan ini terciptanya kerangka geospasial dan kerangka muatan Wilkerstat yang mutakhir untuk pelaksanaan kegiatan sensus ekonomi 2026.
Baca juga: Bendungan Karet Krueng Peusangan Bireuen, Jadi Objek Wisata Dadakan Ramai Dikunjungi
Kegiatan mencakup 609 desa serta 1992 dusun yang akan dilakukan pemutakhiran peta serta muatan
yang ada dalam dusun.
Dengan adanya pemutakhiran data sehingga hasil pendataan BPS sangat penting bagi pemerintah daerah karena menjadi dasar utama dalam perumusan kebijakan, perencanaan pembangunan, dan
evaluasi program.
“Apalagi kegiatan ini menghasilkan peta desa maupun dusun yang dijadikan sebagai wilayah kerja statistik di Bireuen,” ujarnya.
Keberhasilan SE2026 sangat ditentukan oleh akurasi dan ketepatan data dasar, termasuk pembaruan peta wilayah, zonasi usaha, serta pembagian kerja statistik yang efisien dan relevan. (*)
Baca juga: Delegasi Pemerintah Aceh Bahas Sinkronisasi Pembangunan di Bappenas
Faperta UNIKI Bireuen Kerja Sama dengan FKA untuk Kembangkan Kakao di Aceh |
![]() |
---|
Polda Aceh Serahkan 2 Tersangka Tramadol ke Kejari Bireuen, BB dari Jakarta Hendak Diedar di Matang |
![]() |
---|
KLHK Lakukan Penilaian Adipura dan TPA di Bireuen, Sambangi 18 Titik Ini |
![]() |
---|
Demi Beras Murah, Ratusan Warga Gandapura Rela Panas-panasan Antri Panjang |
![]() |
---|
Puluhan Lansia Rambong Payong Bireuen Kembali Belajar di Sekolah Mutiara Senja |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.