Kapal Nelayan Aceh Timur Tenggelam

Butuh Waktu 4 Jam, Basarnas Berhasil Evakuasi 8 ABK  Tenggelam di Selat Malaka Perairan Lhokseumawe

Komandan Tim penjemputan Basarnas Langsa Aulia Rahman menerangkan setelah kedelapan ABK itu sampai ke PPN Idi sekitar pukul 03.00 WIB,

|
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ MAULIDI ALFATA
Personel Basarnas beserta 8 ABK kapal tiba di PPN Idi, pada Kamis (17/7/2025). Dua personel Basarnas sedang berusaha menurunkan salah satu ABK kapal KMP Pugo Laut 01. 

Komandan Tim penjemputan Basarnas Langsa Aulia Rahman menerangkan setelah kedelapan ABK itu sampai ke PPN Idi sekitar pukul 03.00 WIB, pihaknya langsung menyerahkan ABK ke panglima Laot.

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) berhasil mengevakuasi 8 Anak Buah Kapal (ABK) KMP Puga Laot 01 yang tenggelam di perairan Selat Malaka tepatnya di 7,2 mil dari perairan Lhokseumawe.

Proses evakuasi delapan ABK itu dari kapal kargo Maersk Chilka ke kapal KMP Puga Laot 02 memakan waktu sekitar empat jam, 2 jam perjalanan menuju titik lokasi dan 2 jam untuk kembali ke Pelabuhan Nusantara (Idi).

Awalnya KMP Puga Laot 01 berlayar dari PPN Idi pada Senin (14/7/2025) dengan sepuluh ABK didalamnya.

Kemudian tim Basarnas mendapatkan informasi dari pada Rabu (16/7) dari kapal Kargo Maersk Chilka asal Hongkong melalui email.

Bahwa ada delapan ABK yang ditemukan terapung di laut oleh kapal kargo tersebut, sementara dua lagi belum diketahui keberadaannya.

Para ABK tersebut tenggelam karena kapal KMP Puga Laot mengalami kebocoran dan kerusakan mesin saat berlayar di atas perairan Lhokseumawe.

Komandan Tim penjemputan Basarnas Langsa Aulia Rahman menerangkan setelah kedelapan ABK itu sampai ke PPN Idi sekitar pukul 03.00 WIB, pihaknya langsung menyerahkan ABK ke panglima Laot.

"Alhamdulillah berhasil semua kita evakuasi, dan kita serahkan ke panglima laot,"  tuturnya.

Adapun nama-nama ABK kapal yaitu:
Penumpang selamat
M. Riski, M. Yudi, Zakir, Hardian, Firda, Wahyu, Fahmi, dan Muhammad Safawi

Sementara penumpang yang dikabarkan hilang yaitu: Saiful dan Abdurahman, keduanya sampai saat ini belum ditemukan dan belum ada kabar terbaru, Kalaksa SAR Aceh Timur belum memberi keterangan lebih lanjut apakah pencarian terhadap dua ABK hang hilang akan dilakukan pencarian.  (*)

Baca juga: Kapal Nelayan Aceh Timur Tenggelam 8 ABK Diselamatkan, Berikut Namanya

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved