Laptop Chromebook di Aceh

Sekolah di Abdya Terima Laptop Chromebook Bervariasi, SMPN 2 Dapat 3 Unit, 1 Rusak & Susah Diservis

Dari tiga unit Laptop Chromebook tersebut, ujar Rusdy, satu unit mengalami kerusakan pada saat digunakan oleh siswa untuk keperluan belajar.

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
OPERASIKAN LAPTOP CHROMEBOOK - Kepala SMPN 2 Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya), Rusdy sedang mengoperasikan Laptop Chromebook, Kamis (17/7/2025), di ruang kerjanya. 

Laporan Masrian Mizani | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE – Bantuan Laptop Chromebook dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) via Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Abdya diterima dengan jumlah bervariasi oleh masing-masing sekolah. 

Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya) Rusdy MPd, misalnya, yang  menyebutkan bahwa pada tahun 2021 lalu, sekolahnya mendapatkan 3 unit Laptop Chromebook dari Disdikbud kabupaten setempat.

Dari tiga unit Laptop Chromebook tersebut, ujar Rusdy, satu unit mengalami kerusakan pada saat digunakan oleh siswa untuk keperluan belajar.

“Tahun 2021 lalu, kita mendapatkan 3 unit (Laptop) Chromebook dari dinas. Untuk saat ini, hanya dua unit yang masih layak pakai, sementara satu unit lagi mengalami kerusakan di hardware-nya,” kata Rudy kepada Serambinews.com, Kamis (17/7/2025).

Menurut Rusdy, Laptop Chromebook yang mengalami kerusakan tersebut sudah berulangkali dibawa ke tempat-tempat service laptop di Blangpidie, namun tidak ada yang bisa memperbaiki Chromebook tersebut.

Baca juga: Bireuen Jadi Daerah Paling Banyak Terima Jatah Laptop Chromebook, Ini Daftar Sekolah Penerimanya

“Sudah berulang kali kita bawa ke tempat service, tapi tidak ada yang bisa perbaiki. Susah sekali kita cari tukang service Chromebook ini di Abdya,” ujarnya.

Selain itu, sebut Rusdy, Laptop Chromebook ini juga memiliki kelemahan, yaitu operasionalnya harus terkoneksi dengan internet.

“Kalau tidak ada akses internet, maka tidak bisa digunakan, karena harus masuk lewat akun belajar atau email,” jelasnya.

Namun demikian, kata Rusdy, Laptop Chromebook tersebut bagus untuk siswa.

Sebab fitur-fiturnya ada aplikasi canva, sehingga memudahkan siswa dalam membuat player dan lainnya.

“Tiga unit Laptop Chromebook di sekolah kami ini digunakan oleh siswa dalam mengikuti asesmen dan Olimpiade Sain Nasional (OSN),” ujarnya.

Baca juga: Sebaran Bantuan Laptop Chromebook di Aceh, Bireuen Terbanyak, Sabang Hanya 2 Sekolah

Secara terpisah, Kepala SDN 6 Blangpidie, Edi Zuhairi, SPd menyebutkan, pada tahun 2022 lalu, pihak sekolahnya mendapatkan 15 unit Laptop Chromebook dari Disdikbud Abdya.

“Sekolah kita mendapatkan 15 unit Laptop Chromebook pada tahun 2022 lalu. Alhamdulillah hingga hari ini masih berfungsi semuanya,” ucap Edi.

Edi menyebutkan, Laptop Chromebook ini sangat bermanfaat bagi siswanya dalam mengikuti kegiatan Asesmen Nasional Berstandar Kompetensi (ANBK) dan pendukung pembelajaran siswa.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved