Minggu, 17 Mei 2026

Cuaca Ekstrem

Angin Kencang Dini Hari Tumbangkan Dua Pohon di Aceh Besar

Angin kencang dan hujan dengan intensitas sedang dini hari tadi menyebabkan terjadinya pohon tumbang di badan jalan l

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/Dok. BPBD Aceh Besar.
POHON TUMBANG - Personel BPBD Aceh Besar membersihkan pohon tumbang akibat diterpa angin kencang di Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Senin (21/7/2025) dini hari. Foto: Dok. BPBD Aceh Besar. 

Laporan Indra Wijaya I Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Ekses angin kencang yang terus melanda wilayah Aceh Besar sejak beberapa hari terakhir, kembali membuat dua pohon tumbang ke badan jalan dan menimpa kabel listrik di jalan lintas gampong dan jalan menuju bandara, Senin dini hari (21/7/2025).

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengatakan, peristiwa pohon tumbang akibat angin kencang itu terjadi di Gampong Lamcot, Kecamatan Darul Imarah dan Gampong Cot Mon Raya, Kecamatan Blang Bintang.

Dimana pohon tumbang tersebut jatuh ke badan jalan dan menimpa kabel listrik. Beruntung tak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Ombak Tinggi dan Angin Kencang, Kapal Cepat Batal Berlayar

“Angin kencang dan hujan dengan intensitas sedang dini hari tadi menyebabkan terjadinya pohon tumbang di badan jalan lintas gampong dan lintas Bandara SIM,” kata Ridwan.

Dikatakan, pihaknya langsung mengerahkan personel ke TKP untuk melakukan pembersihan menggunakan alat bantu berupa chainsaw.

Waspada bencana susulan

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengatakan, selama bencana alam berupa angin kencang, membuat 17 bangunan mengalami kerusakan.

Meskipun kerusakan cukup signifikan secara materil, pihaknya memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

Meski tak ada korban jiwa, dari sisi kerusakan bangunan dan terganggunya aktivitas warga, ini perlu penanganan cepat. 

“Terutama bagi rumah-rumah yang rusak pada bagian atap dan akses jalan yang tertutup akibat pohon tumbang,” katanya.

Saat ini juga BPBD Aceh Besar menyiagakan seluruh personel dari 10 Pos Damkar yang tersebar di kabupaten tersebut. 

Mereka juga bekerja sama dengan unsur TNI/Polri, Dinas Sosial, aparatur gampong, dan relawan setempat untuk penanganan dan pemulihan pascabencana.

“Begitu laporan masuk, tim gabungan langsung bergerak ke lapangan, baik untuk mengevakuasi pohon tumbang maupun memastikan keselamatan warga. Sinergi ini penting dalam mengurangi risiko dan mempercepat pemulihan,” kata RJ.

Lebih lanjut, Ridwan menyebutkan, pihaknya juga telah menggelar rapat koordinasi lintas sektor untuk membahas langkah lanjutan. Agenda penting dalam rapat itu meliputi distribusi logistik darurat, pembersihan puing-puing, serta pemulihan akses dan infrastruktur yang terdampak.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, mengingat peringatan dini dari BMKG masih berlaku, khususnya bagi wilayah pesisir dan pegunungan.

“Kami minta masyarakat untuk terus waspada dan segera melaporkan jika menemukan potensi bahaya seperti pohon lapuk, kabel listrik yang terbuka, atau kerusakan bangunan yang membahayakan. Informasi ini sangat krusial agar kami bisa merespons cepat,” tegasnya.

BPBD Aceh Besar juga terus membuka layanan tanggap darurat melalui emergency call 24 jam di nomor 0811 6313 113, serta menyampaikan informasi terkini melalui akun media sosial resmi seperti Instagram @bpbd_abes, @damkar_abes, dan Facebook Media Informasi Kebencanaan Aceh Besar.

Melalui pendataan cepat, koordinasi lintas sektoral, dan keterlibatan berbagai unsur, BPBD Aceh Besar menegaskan komitmennya untuk mempercepat penanganan wilayah terdampak sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana ke depan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved