Jumat, 29 Mei 2026

Rekonstruksi Wanita Tewas Terborgol, Amelia Masih Sadar Saat Dirudapaksa Mantan Pacar dan 2 Temannya

Proses rekontruksi penemuan jasad wanita terborgol di Tangerang, mengungkap detik-detik korban dirudapaksa lalu dibunuh para pelaku.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Kompas.com/Intan Afrida Rafni
REKONSTRUKSI - Tiga tersangka pembunuhan berencana berencana korban perempuan terborgol saat menjalan reka ulang di lokasi kejadian, di Cisauk. 

Perencanaan pembunuhan dimulai pada adegan ke 25, di mana para tersangka merancang skenario eksekusi korban.

Charles mengungkapkan pada adegan ke 30, korban diketahui datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), di mana para tersangka sudah menunggu.

Rekonstruksi menunjukkan bahwa korban pertama kali dibekap, lalu diborgol oleh para pelaku.

Dalam kondisi tak berdaya, korban kemudian diperkosa oleh ketiga tersangka secara bergiliran. 

"Diawali dengan membekap, kemudian memborgol kemudian ada tindakan pemerkosaan," ujar Charles, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (22/7/2025).

Fakta memilukan terungkap bahwa korban masih dalam keadaan sadar saat tindakan pemerkosaan terjadi.

"Kondisi masih sadar setelah selesai diperkosaan oleh tiga orang tersangka kemudian dieksekusi atau dibunuh," ujar Charles.

Sampai akhirnya pada adegan selanjutnya, tubuh korban diperagakan dipindahkan oleh para tersangka ke area semak-semak di belakang rumah Rafli. 

Baca juga: Nenek Amimah Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya di Medan, Diduga Korban Dirampok dan Dibunuh

Warga Hampir Serbu Pelaku

Suasana emosional mewarnai proses rekonstruksi kasus pembunuhan berencana terhadap seorang perempuan di Desa Cibogo, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (22/7/2025).

Warga yang telah menunggu sejak pagi tak bisa menahan emosi saat para tersangka turun dari mobil taktis milik Resmob Polda Metro Jaya.

Ketiganya mengenakan baju tahanan oranye dan diborgol.

Wajah dua dari mereka tampak memar, diduga akibat tindakan kekerasan sebelumnya.

Amarah warga meledak saat tiga tersangka dihadirkan dalam rekonstruksi, dalam kondisi tangan terborgol.

Ketegangan memuncak ketika penyidik merekonstruksi adegan ke-56, yakni saat para tersangka membuang jasad korban ke semak-semak yang berjarak sekitar 30 meter dari rumah kontrakan mereka.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved