Berita Banda Aceh

Satu-satunya dari Aceh, Mahasiswa USK Lolos Program Diplomasi Prestisius Kedubes AS

Bambang merupakan satu-satunya delegasi putra dari Provinsi Aceh dan juga satu-satunya perwakilan dari Universitas Syiah Kuala.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Bambang Lesmana Dwi Putra yang merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Syiah Kuala, terpilih sebagai salah satu dari 28 pemuda terbaik dari seluruh Indonesia dalam program Ambassador’s Youth Diplomacy Academy (AYDA) yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta. 

SERAMBINEWS.COM - Bambang Lesmana Dwi Putra yang merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Syiah Kuala, terpilih sebagai salah satu dari 28 pemuda terbaik dari seluruh Indonesia dalam program Ambassador’s Youth Diplomacy Academy (AYDA) yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta.

Program ini berlangsung selama enam bulan, dari Januari hingga Juni 2025, dan menyaring lebih dari 1.100 pelamar dari berbagai daerah.

Bambang merupakan satu-satunya delegasi putra dari Provinsi Aceh dan juga satu-satunya perwakilan dari Universitas Syiah Kuala.

Selama enam bulan, Bambang mengikuti pelatihan diplomasi publik, hubungan internasional, dan komunikasi strategis yang dipandu langsung oleh para diplomat senior dari Kedubes AS serta para pakar dari berbagai institusi.
 
“Dalam forum ini, saya membawa narasi budaya dan identitas Aceh, serta memperkenalkan Universitas Syiah Kuala sebagai bagian dari semangat diplomasi budaya,” ucapanya dalam rilis yang diterima Serambinews.com, Kamis (24/7/2025).

Selama kegiatan ini peserta juga melakukan kunjungan diplomatik ke beberapa lembaga penting, seperti Sekretariat ASEAN dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Baca juga: FK USK Siap Cetak Dokter Spesialis untuk Seluruh Aceh, Ini Bocoran Jurusannya

Program ini ditutup dengan penyusunan dan presentasi policy brief yang membahas isu-isu strategis nasional dan global.
 
Melalui keikutsertaannya ini, Bambang membawa nama USK dalam forum diplomasi nasional dan berupaya menjadikan pengalaman ini sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa USK, dalam membangun citra positif Aceh dan Indonesia di mata dunia.

Selama enam bulan pula, Bambang mengikuti pelatihan diplomasi bersama diplomat senior, simulasi kebijakan, serta turut merancang policy brief bersama peserta lainnya.

 “Semoga langkah kecil ini dapat menjadi bentuk kontribusi nyata saya sebagai mahasiswa USK dalam mengharumkan nama kampus di tingkat nasional dan internasional,” ucap Bambang. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved