Jumat, 1 Mei 2026

Berita Aceh Singkil

Aceh Singkil Endemik DBD, Ini yang Harus Dilakukan Warga 

Mulailah dengan menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan kelambu, obat anti nyamuk, dan pakaian pelindung.

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
FOGGING: Tim Dinas Kesehatan Aceh Singkil, melakukan Fogging untuk mencegah terjadinya demam berdarah dengue (DBD). 

"Fogging dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP)," kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Mursal, SKM, MMKes, Kamis (24/7/2025).

Berikutnya menurut Mursal, pihaknya telah instruksikan Puskesmas agar imbau warga melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Langkah lain yang telah dilakukan Dinas Kesehatan Aceh Singkil, melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) ke rumah pasien dan lingkungan sekitar pasien. 

Kemudian melakukan survei jentik nyamuk. Setelah jentik nyamuk ditemukan, maka melakukan pemberantasan sarang nyamuk.

"Saat PE petugas melakukan promosi kepada masyarakat dan menjelaskan kepada keluarga pasien agar bisa melakukan pemantauan jentik di setiap tempat penampungan air seperti tong penyimpanan air, bak mandi dan lain-lain," jelas Mursal. 

Promosi yang dimaksud Mursal adalah promosi kesehatan, yakni proses yang dirancang untuk memberdayakan individu dan masyarakat agar dapat meningkatkan dan mempertahankan kesehatan.

Diketahui dalam kurun waktu empat hari, terhitung mulai 21 sampai 24 Juli 2025 terjadi tujuh kasus demam berdarah DBD di kabupaten itu.

Penyakit infeksi akibat virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti atau aedes albopictus itu, tersebar di tiga kecamatan. 

Rinciannya di Desa Gosong Telaga Utara, Kecamatan Singkil Utara, satu kasus.

Di Kecamatan Simpang Kanan, empat kasus, yaitu di Desa Pandan Sari dua kasus. 

Lalu di Desa Lipat Kajang Atas dan Desa Kuta Kerangan masing-masing satu kasus. 

Dua kasus lagi di Desa Bukit Harapan dan Desa Tulaan, Kecamatan Gunung Meriah. 

Pasien DBD lima orang usianya di bawah 15 tahun dan dua orang usia antara 28 sampai 48 tahun. 

Berdasarkan jenis kelamin warga yang terserang DBD lima orang laki-laki dan dua orang perempuan. 

Sementara itu jika dihitung sepanjang Januari sampai 24 Juli 2025, berdasarkan data Dinas Kesehatan Aceh Singkil, jumlah kasus DBD mencapai 69 kasus. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved