Jumat, 1 Mei 2026

Berita Aceh Singkil

Aceh Singkil Endemik DBD, Ini yang Harus Dilakukan Warga 

Mulailah dengan menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan kelambu, obat anti nyamuk, dan pakaian pelindung.

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
FOGGING: Tim Dinas Kesehatan Aceh Singkil, melakukan Fogging untuk mencegah terjadinya demam berdarah dengue (DBD). 

Mayoritas sudah sembuh, kecuali temuan  tujuh kasus terbaru, pasien sedang dalam proses penyembuhan.

Pada awal tahun, kasus DBD mulai ditemukan 20 Januari 2025 di Desa Rimo, Kecamatan Gunung Meriah. 

Sebaran 69 kasus DBD selama periode Januari sampai 24 Juli 2025 yaitu di Kecamatan Singkil, Singkil Utara, Gunung Meriah, Simpang Kanan, Kuala Baru dan Kecamatan Pulau Banyak Barat.

Sementara itu demam berdarah dengue yang disingkat DBD, merupakan penyakit infeksi disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti atau aedes albopictus.

Gejala umum DBD meliputi demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri di belakang mata, nyeri otot dan sendi, ruam kulit, serta perdarahan.

Penderita DBD harus segara ditangani dengan tepat. Jika tidak DBD dapat menyebabkan komplikasi serius seperti syok, perdarahan hebat, bahkan berujung kematian. 

Pengobatan DBD biasanya bersifat suportif (memberikan dukungan dan semangat), istirahat, konsumsi cairan yang cukup, dan penggunaan obat untuk mengurangi demam serta nyeri.(*)

Baca juga: Ini Sebaran Kasus DBD di Aceh Singkil Periode Januari-Juli, Gunung Meriah & Simpang Kanan Dominan

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved