Berita Banda Aceh
Dugaan Pungli, Mualem Bakal Bentuk Satgas Rumah Layak Huni
“Isu bantuan yang tidak tepat sasaran, seperti rumah layak huni, perlu penanganan khusus. Kita akan bentuk satgas di kabupaten/kota untuk...
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nurul Hayati
Dugaan pungutan liar (pungli) dalam program rumah layak huni di Aceh menjadi sorotan publik setelah beberapa kasus mencuat di Kabupaten Bireuen.
Berikut rangkuman kejadian dan respons pemerintah:
Kasus-Kasus Pungli
Sakdiah Ismail (64 tahun), warga miskin dari Gampong Meunasah Blang, Peudada, mengaku tidak menerima rumah bantuan karena tak mampu membayar Rp 15 juta kepada perantara.
Jamilah (52 tahun), janda miskin dari Desa Kapa, Peusangan, diminta membayar Rp 20 juta untuk mendapatkan rumah bantuan.
Warga lain menyebut hanya mereka yang bisa menyediakan uang yang mendapat rumah, meski program ini ditujukan untuk masyarakat miskin.
Respons Pemerintah
Dinas Perkim Aceh menurunkan tim investigasi ke lapangan dan berencana melaporkan kasus ini ke aparat penegak hukum.
Pj Gubernur Aceh (saat itu) Safrizal ZA , menegaskan pentingnya transparansi dan melarang pungli dalam proses pembangunan rumah layak huni.
Pemerintah Aceh mulai mempublikasikan nama calon penerima rumah bantuan di media massa agar masyarakat bisa mengawasi dan memberi masukan.
Dukungan Masyarakat Sipil
Forum Pemuda Aceh (FPA) mendukung langkah hukum terhadap oknum pungli dan meminta agar mafia bantuan diberantas.
Keuchik Desa Kapa meminta Dinas Perkim turun langsung dan menindak tegas pelaku pungli.
Kasus ini menunjukkan pentingnya pengawasan publik dan transparansi dalam program bantuan sosial. (*)
Baca juga: Dua Keluarga Miskin di Jangka Bireuen Kini Tempati Rumah Layak Huni
cegah pungli
rumah layak huni
Satgas Rumah Layak Huni
Mualem
Muzakkir Manaf
Serambinews.com
Serambi Indonesia
pungli
Banda Aceh
| Ridwan Kamil jadi ‘Tour Guide’ di Museum Tsunami Aceh |
|
|---|
| UIN Ar-Raniry Lampaui UI dan UGM Dalam Bidang Riset |
|
|---|
| Wagub Fadhlullah Mediasi Konflik Bupati dan DPRK Aceh Singkil, APBK 2026 segera Disepakati |
|
|---|
| Korban Bencana Aceh Terima 9.500 Paket Bantuan dari Relawan Tiongkok–Malaysia |
|
|---|
| Korps Alumni KNPI Gelar Silaturahmi di Banda Aceh, Sejumlah Tokoh Hadir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mualem-memimpin-rapat-terbatas-rencana-pembahasan-penyusunan-APBA-2026.jpg)