Senin, 1 Juni 2026

Konflik Thailand Vs Kamboja

Tok! Dimediasi Malaysia, Thailand dan Kamboja Sepakat Gencatan Senjata

"Alhamdulillah, dua negara sesama anggota ASEAN, Thailand dan Kamboja, telah sepakat untuk mengakhiri permusuhan mereka...

Tayang:
Editor: Nurul Hayati
KOLASE SERAMBINEWS.COM
Sengketa wilayah yang telah berlangsung lama antara Thailand dan Kamboja kembali meletus terkait sebuah kuil Hindu kuno. Usai lima hari perang, akhirnya Thailand dan Kamboja sepakat gencatan senjata tanpa syarat. 

"Alhamdulillah, dua negara sesama anggota ASEAN, Thailand dan Kamboja, telah sepakat untuk mengakhiri permusuhan mereka melalui penerapan gencatan senjata yang akan berlaku mulai tengah malam ini," ungkap PM Anwar Ibrahim via Instagram.

SERAMBINEWS.COM - Dalam pengumuman resminya PM Anwar Ibrahim selaku mediator konflik berdarah antara Thailand dan Kamboja, menjelaskan bahwa gencatan senjata berlaku mulai tengah malam ini waktu setempat.

"Alhamdulillah, dua negara sesama anggota ASEAN, Thailand dan Kamboja, telah sepakat untuk mengakhiri permusuhan mereka melalui penerapan gencatan senjata yang akan berlaku mulai tengah malam ini," ungkap PM Anwar Ibrahim via Instagram.

Gencatan senjata antara kedua negara Asia Tenggara ini diumumkan buntut perseteruan antara Thailand dan Kamboja memanas imbas sengketa wilayah perbatasan.

Terutama di sekitar situs warisan budaya dunia, Kuil Preah Vihear dan kompleks kuil kuno lainnya seperti Ta Krabei dan Ta Muen Thom.

Kuil-kuil ini dibangun sebagai tempat pemujaan ratusan tahun lalu, namun setelah masa kolonial Inggris batas wilayah antara Thailand dan Kamboja menjadi kabur. 

Akibatnya, wilayah kuil dan sekitarnya menjadi abu-abu secara hukum dan geopolitik.

 Hal ini memicu interpretasi yang berbeda dan terus menjadi bahan sengketa hingga berujung konflik berdarah.

Menewaskan sedikitnya 35 orang dan memaksa lebih dari 270.000 warga mengungsi.

Thailand dan Kamboja sepakat menekan usulan gencatan senjata “tanpa syarat” untuk menghentikan bentrokan mematikan di perbatasan kedua negara.

Kesepakatan ini tercapai setelah pertemuan intensif di kediaman resmi Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim di Putrajaya, Kuala Lumpur, Senin (28/7/2025).

Pertemuan tersebut mempertemukan Pejabat Perdana Menteri Thailand sementara, Phumtham Wechayachai dan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet, dengan kehadiran duta besar Amerika Serikat dan Tiongkok.

Anwar Ibrahim Respons Gelombang Protes: Rakyat Desak Mundur, Akui Ada Kelemahan
Anwar Ibrahim Respons Gelombang Protes: Rakyat Desak Mundur, Akui Ada Kelemahan (serambinews)

Baca juga: Tekanan Tarif Trump, Thailand & Kamboja Bahas Gencatan Senjata di Malaysia

Isi Kesepakatan Gencatan Senjata

Minta Kedua Pihak Serius Berkomitmen Damai

Isi kesepakatan gencatan senjata Thailand–Kamboja yang diumumkan di Putrajaya mencakup beberapa poin utama hasil pertemuan:

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved