Selasa, 9 Juni 2026

Konflik Thailand Vs Kamboja

konflik Makin Panas, Kamboja Hujani Rudal ke Desa di Thailand

Adapun roket menghantam desa di perbatasan Thailand sekitar pukul 04.50 waktu setempat.

Tayang:
Editor: Amirullah
Tangkap layar YouTube CRUX
KONFLIK THAILAND-KAMBOJA. Tangkap layar YouTube CRUX, Selasa (11/11/2025). Thailand resmi menangguhkan pelaksanaan perjanjian damai dengan Kamboja setelah ledakan ranjau darat di dekat perbatasan melukai beberapa tentaranya. 

Ringkasan Berita:
  • Lima roket artileri BM-21 yang ditembakkan dari wilayah Kamboja menghantam Desa Ban Wa, Thailand, pada Selasa (9/12/2025) dini hari, memicu kepanikan warga meski tidak menimbulkan korban jiwa.
  • Serangan mendadak sekitar pukul 04.50 waktu setempat membuat warga berlarian ke bunker darurat.
  • Serangan roket terjadi di tengah pertempuran sengit kedua negara. Thailand membalas dengan serangan udara F-16 ke fasilitas Kamboja yang diduga jadi pusat pengendali drone dan pangkalan roket.

 

SERAMBINEWS.COM - Ketegangan di perbatasan Thailand–Kamboja kian memuncak.

Saat warga Desa Ban Wa masih terlelap, dentuman keras tiba-tiba memecah keheningan dini hari.

Lima roket artileri BM-21 yang ditembakkan dari wilayah Kamboja menghantam desa perbatasan Thailand, memicu kepanikan massal.

Warga berlarian menyelamatkan diri, berlindung di bunker darurat, sementara serpihan ledakan merusak rumah dan ladang.

Hal ini terlihat dari konfirmasi dari pihak Thailand bahwa lima roket artileri BM-21 Kamboja menghantam sebuah desa di perbatasan mereka pada Selasa (9/12/2025) dini hari.

Adapun roket menghantam desa di perbatasan Thailand sekitar pukul 04.50 waktu setempat.

Beberapa roket yang diduga diluncurkan dari peluncur roket multipel BM-21 tersebut tercatat mendarat di wilayah Desa Ban Wa, Tambon Khaodin Nuea, Kecamatan Ban Kruat.

Beruntung bagi warga Thailand, roket tersebut tak menimbulkan satu pun korban jiwa.

Dikutip dari Bangkok Post, lima roket tersebut pada akhirnya hanya menghantam ladang dan lahan basah di wilayah desa.

Menurut informasi setempat, serpihan ledakan merobohkan lebih dari 10 pohon serta merusak atap satu rumah.

Lebih dari 30 warga dan relawan keamanan lokal di Desa Ban Wa sendiri tidak sempat bersiaga atas serangan tersebut.

Akibatnya, kepanikan sempat membuat warga berhamburan mencari perlindungan di bunker dan tempat penampungan

Baca juga: Perang Thailand Vs Kamboja Meluas, 10 Orang Tewas, 140.000 Warga Mengungsi

Warga yang banyak di antaranya berasal dari kelompok pertahanan sukarela desa (Chor Ror Bor) ini pun tetap berlindung di bunker ketika roket Kamboja terus berjatuhan.

Serangan Kamboja ini sendiri sempat membuat salah satu di antara warga yang berlindung jatuh pingsan akibat syok.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved