Minggu, 10 Mei 2026

Konflik Thailand Vs Kamboja

Kembali Memanas! Thailand Tuduh Kamboja Langgar Gencatan Senjata, Konflik Perbatasan Belum Usai?

Militer Thailand menyatakan mereka sudah berhenti menembak setelah tengah malam sesuai kesepakatan, namun mereka masih menerima

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
gemini.google.com
PERANG THAILAND VS KAMBOJA - Gambar dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI) pada Sabtu (26/7/2025) memperlihatkan perang antara pasukan militer Thailand dan Kamboja. Thailand menuduh Kamboja sengaja melanggar gencatan senjata yang sudah disepakati pada hari Senin (28/7/2025). 

Kembali Memanas! Thailand Tuduh Kamboja Langgar Gencatan Senjata, Konflik Perbatasan Belum Usai?

SERAMBINEWS.COM-Thailand menuduh Kamboja sengaja melanggar gencatan senjata yang sudah disepakati pada hari Senin (28/7/2025).

 Yang bertujuan untuk menghentikan bentrokan di perbatasan kedua negara.

Bentrokan tersebut telah berlangsung selama lima hari dan menewaskan sedikitnya 33 orang serta membuat ribuan warga mengungsi.

Dilansir dari BBC News (29/7/2025), Militer Thailand menyatakan mereka sudah berhenti menembak setelah tengah malam sesuai kesepakatan, namun mereka masih menerima tembakan dari pihak Kamboja di beberapa lokasi hingga pagi hari. 

Baca juga: Puji Keberhasilan PM Anwar Ibrahim Mediasi Konflik Thailand Vs Kamboja, Prabowo: Kami Siap Membantu

Kementerian Pertahanan Kamboja Menyanggah 

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Kamboja menyanggah adanya tembakan setelah gencatan senjata mulai berlaku pada tengah malam.

Meski demikian, komandan militer lokal dari kedua negara sudah bertemu pada Selasa pagi untuk membahas gencatan senjata.

Mereka sepakat untuk menghentikan penembakan, menghentikan perpindahan pasukan di garis depan, dan saling mengizinkan pengambilan jenazah korban.

Perselisihan ini bermula dari sengketa perbatasan yang sudah berlangsung lebih dari 100 tahun.

Ketegangan meningkat sejak Mei 2025, ketika seorang tentara Kamboja tewas dalam bentrokan dengan pasukan Thailand. Konflik berubah menjadi bentrokan besar setelah lima tentara Thailand terluka akibat ledakan ranjau darat.

Akibat konflik ini, Thailand menutup beberapa perbatasan, mengusir duta besar Kamboja, dan menarik duta besarnya dari Phnom Penh.

Baca juga: Bertemu Presiden Prabowo di Jakarta, PM Anwar Ibrahim Singgung Kondisi Terkini Thailand-Kamboja

 Kamboja membalas dengan menembakkan roket ke wilayah Thailand, menyebabkan beberapa warga sipil tewas.

Selama beberapa hari berikutnya, bentrokan terus berlangsung dan puluhan ribu warga sipil terpaksa mengungsi ke tempat-tempat aman.

Meskipun gencatan senjata dimulai pada tengah malam Senin, baku tembak masih berlangsung hingga batas waktu tersebut, termasuk serangan udara oleh Thailand.

Pada Selasa pagi (29/7/2025), sebelum tuduhan pelanggaran gencatan senjata muncul, Perdana Menteri Kamboja Hun Manet mengatakan bahwa situasi di garis depan sudah mulai mereda.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved