Gempa Rusia
Gempa 8, 8 SR Guncang Rusia, Air Laut Hantam Daratan hingga 200 Meter
Hempasan air laut dilaporkan terlempar hingga sejauh 200 meter ke daratan, memicu evakuasi massal penduduk ke dataran tinggi.
Hempasan air laut dilaporkan terlempar hingga sejauh 200 meter ke daratan, memicu evakuasi massal penduduk ke dataran tinggi.
SERAMBINEWS.COM - Gempa berpusat di lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia Timur, dan tergolong dangkal—jenis gempa yang biasanya lebih terasa dan berpotensi besar menimbulkan tsunami.
Hempasan air laut dilaporkan terlempar hingga sejauh 200 meter ke daratan, memicu evakuasi massal penduduk ke dataran tinggi.
RIA Novosti melaporkan bahwa tsunami tersebut menghantam pesisir Severo-Kurilsk di wilayah Sakhalin beberapa saat setelah gempa utama terjadi di Samudra Pasifik.
Tsunami adalah serangkaian gelombang laut besar yang terjadi akibat perubahan mendadak di dasar laut.
“Hari ini terjadi gempa bumi dahsyat, dan setelah itu empat gelombang tsunami berlalu,” kata Wali Kota Severo-Kurilsk, Alexander Ovsyannikov, melalui kanal Telegram resminya.
Ia menuturkan ombak mencapai 200 meter, namun kota tetap berada di zona aman.
Severo-Kurilsk berada sangat dekat dengan Jepang dibandingkan Moskow, karena letaknya di ujung timur Rusia, hanya dipisahkan oleh Laut Okhotsk dan Selat Kuril.
Sedangkan Severo-Kurilsk ke Moskow sekitar 6.900–7.100 kilometer (udara), 9–14 jam naik pesawat, atau 11.300 kilometer lewat darat.
Severo-Kurilsk ke Jepang (Hokkaido) sekitar 1.000–1.200 kilometer, 2–3 jam naik pesawat.
Wilayah Severo-Kurilsk di Rusia Timur Jauh dilanda empat gelombang tsunami pada Rabu (30/7/2025).
Ini dipicu oleh gempa dahsyat 8,8 skala Richter yang mengguncang lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia, pada 30 Juli 2025.
Menurut USGS, magnitudo awal gempa adalah 8,7, kemudian direvisi menjadi 8,8 setelah data dikonfirmasi.
Gempa Rusia tercatat memiliki kedalaman sekitar 20,7 kilometer, menurut data resmi dari USGS (United States Geological Survey).
Sementara beberapa laporan menyebutkan angka 19,3 kilometer, angka 20,7 kilometer adalah yang paling konsisten dan dikonfirmasi oleh sumber seismik utama seperti USGS.
Baca juga: Berjarak 8 Ribu Km, Kenapa Gempa Rusia Bisa Berdampak Tsunami ke Indonesia?
Pabrik Terendam, 2.400 Warga Dievakuasi
Komsomolskaya Pravda dan Dalniy Vostok melaporkan gelombang pertama tsunami telah membanjiri pabrik pengolahan ikan di wilayah pesisir.
Sirene peringatan terdengar di seluruh kota dan evakuasi dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Sekitar 2.400 warga Distrik Severo-Kurilsky dievakuasi ke lokasi aman di dataran tinggi.
Direktorat Utama Kementerian Situasi Darurat Rusia untuk Wilayah Sakhalin menyatakan bahwa pusat gempa terletak sekitar 360,9 kilometer timur laut Severo-Kurilsk, dengan kedalaman dangkal yang cukup untuk memicu gelombang tsunami besar.
Meskipun tidak ada korban jiwa dilaporkan, beberapa kerusakan ringan pada saluran ventilasi dan pipa tercatat.
Baca juga: Warga Gorontalo Mengungsi, BMKG Peringatkan Gelombang Tsunami Dampak Gempa Rusia Sudah Sampai Guam
Warga Panik, Polisi Lakukan Patroli
Beberapa warga membagikan pengalaman mereka di media sosial.
Seorang penduduk mengisahkan bagaimana ia merasakan guncangan kuat hingga rak dan lemari di rumahnya roboh.
"Saya hanya bisa memeluk lemari dan meringkuk ketakutan di depan pintu," ujarnya.
Polisi dikerahkan untuk berpatroli dan memastikan semua warga keluar dari area pelabuhan.
Seluruh fasilitas umum termasuk taman kanak-kanak ikut dikosongkan sebagai langkah antisipasi.
Baca juga: BNPB Imbau Warga 5 Provinsi Jauhi Pantai Ekses Gempa Rusia Sebabkan Potesi Tsunami, Cek Daerah Anda
Situasi di Kamchatka Masih Terkendali
Wilayah Kamchatka yang juga terguncang gempa pada hari yang sama dipastikan berada dalam kondisi aman.
Menurut layanan pers Pemerintah Kamchatka, tidak ada ancaman tsunami di dalam batas kota Petropavlovsk-Kamchatsky.
Pusat gempa berjarak 133 kilometer tenggara Petropavlovsk-Kamchatsky.
Petropavlovsk-Kamchatsky adalah kota terbesar dan ibu kota wilayah Kamchatka Krai, Rusia.
Meskipun berada cukup dekat dengan pusat gempa, kota ini hanya mengalami kerusakan ringan seperti retakan bangunan dan pemadaman listrik
Warga di wilayah pesisir luar tetap diminta meninggalkan area berbahaya secara tertib.
Baca juga: Waspada Tsunami Ekses Gempa Rusia, BMKG Keluarkan Imbauan ke Warga Pesisir
Penanganan Darurat dan Pemeriksaan Infrastruktur
Pemerintah daerah telah membentuk tim kerja untuk memeriksa kondisi perumahan, fasilitas publik, dan infrastruktur penting lainnya.
Gubernur Wilayah Sakhalin, Valery Limarenko, memastikan bahwa semua unit layanan siaga dan siap memberikan bantuan lanjutan bila diperlukan.
Menurut laporan dari URA News dan news.mail.ru, meski diguncang gempa besar dan diterjang empat gelombang tsunami, tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan besar pada infrastruktur vital.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gempa M 8,8 Rusia: 4 Gelombang Tsunami Hantam Rusia Timur Jauh, Air Terlempar 200 Meter ke Daratan,
Baca juga: Gempa Magnitudo 8,7 Guncang Rusia, Tsunami 1 Meter Diperkirakan Terjang Jepang
| 2 Gunung Berapi Rusia Meletus, Ahli Ingatkan Gunung di Zona Cincin Api Pasifik Termasuk Indonesia |
|
|---|
| Gunung Berapi di Kamchatka Meletus Usai 600 Tahun Tidur,Dampak Gempa Rusia? |
|
|---|
| Sirine Peringatan Tsunami Berbunyi, Warga Halmahera Utara Mengungsi Ketakutan |
|
|---|
| Gelombang Tsunami Ke-4 Terjang Kota di Rusia Secara Beruntun, ketinggiannya Capai 3 Meter |
|
|---|
| Air Laut di Hawaii Mendadak Surut Dampak Gempa Rusia, Sirine Peringatan Tsunami Meraung-raung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Detik-detik-tsunami-4-meter-terjang-rusia.jpg)