Konflik Palestina vs Israel
Kisah Pilu Amir, Bocah Palestina yang Kelaparan Syahid Ditembak Tentara Israel saat Dekap Makanan
Kisah pilu Amir, bocah palestina yang tengah mengalami kelaparan jadi korban kebiadaban tentara israel.
SERAMBINEWS.COM - Kisah pilu Amir, bocah Palestina yang tengah mengalami kelaparan jadi korban kebiadaban tentara Israel.
Amir syahid ditembak oleh tentara Israel di Gaza saat berjalan mendekap sisa makanan.
Kekejaman tentara Israel terhadap Amir diungkap oleh Seorang pensiunan tentara Amerika Serikat (AS) yang bekerja sebagai pasukan keamanan di Gaza.
Seorang pensiunan tentara Amerika Serikat (AS) yang bekerja sebagai pasukan keamanan di lokasi distribusi bantuan di Gaza menceritakan pengalaman pilu yang dialami warga Palestina di wilayah kantong tersebut.
Pensiunan tentara AS tersebut bernama Anthony Aguilar, yang sempat bertugas di militer AS selama 25 tahun.
Dia lalu menjadi petugas keamanan untuk penyaluran bantuan Gaza Humanitarian Foundation (GHF) yang dibeking AS dan Israel di Gaza, sebagaimana dilansir The Palestine Chronicle, Kamis (31/7/2025).
Ketika bertugas di sana, Aguilar menceritakan sepotong kisah menyedihkan tentang seorang anak laki-laki berusia 5 tahun bernama Amir.
Kala itu, 28 Mei, Amir kecil datang ke titik dsitribusi bantuan yang dikelola GHF setelah berjalan sejauh 12 kilometer (km).
Dia berkerumun dan berdesakan dengan ribuan pencari bantuan lainnya yang kelaparan akibat blokade bantuan Israel.
Saking kurusnya badan Amir, pakaian yang dia pakai gampang sekali lepas. Dan dia datang dengan bertelanjang kaki.
"Saya meletakkan tangan saya di bahu kirinya dan saya menatapnya, dan dia menatap saya. Kami saling menatap dan saya berkata kepadanya, orang-orang peduli," cerita Aguilar dalam sebuah kesaksian kepada UnXeptable, sebuah platform yang dibentuk oleh ekspatriat Israel.
Baca juga: Israel akan Duduki Gaza jika Hamas tak Sepakat Bebaskan Sandera
Dalam upayanya berjibaku mendapatkan makanan, Amir hanya mendapatkan setengah karung beras dan kacang. Itu pun dia dapatkan di tanah.
Ketika berhadapan dengan Aguilar, Amir mencium tangannya dan mengucapkan terima kasih.
"Anak laki-laki kecil ini, dari tempat asalnya, berjalan 12 km untuk sampai ke sana hanya untuk sampai ke sana. Dan ketika ia sampai di sana, ia berterima kasih kepada kami atas sisa-sisa dan remah-remah kecil yang ia dapatkan," ucap Aguilar.
Amir kemudian membawa makanan yang dia dapatkan lalu berjalan kembali ke kerumunan warga Palestina lainnya.
Trump Sesumbar Akhiri Perang Gaza dalam Dua Pekan di Tengah Serangan Israel yang Terus Meningkat |
![]() |
---|
Kehancuran Rumah Sakit Nasser Gaza usai Serangan Ganda Israel, 22 Orang Tewas Termasuk 5 Jurnalis |
![]() |
---|
Trump Siapkan Rencana Gaza Pasca-perang, Warga Palestina Khawatir Jadi Korban Relokasi Paksa |
![]() |
---|
Enam Orang Tewas dan Puluhan Terluka Akibat Serangan Israel ke Ibu Kota Yaman, Houthi Janji Balas |
![]() |
---|
Israel Serang Ibu Kota Yaman dengan Bom Cluster, Menargetkan Infrastruktur Sipil |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.