Konflik Rusia vs Ukraina
Serangan Mematikan Rusia di Kiev Ukraina Tewaskan 31 Orang, Gedung 9 Lantai Runtuh
Serangan Rusia di Kiev, Ukraina, Kamis (31/7/2025) menewaskan sedikitnya 31 orang, termasuk lima anak-anak
SERAMBINEWS.COM - Serangan Rusia di Kiev, Ukraina, Kamis (31/7/2025) menewaskan sedikitnya 31 orang, termasuk lima anak-anak, kata pejabat ibu kota Ukraina tersebut, dilansir TMT, Jumat (1/8/2025).
Serangan pesawat nirawak dan rudal itu terjadi bahkan saat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah memberikan ultimatum kepada Moskow untuk berdamai paling lambat 8 Agustus atau menghadapi sanksi berat.
Rusia dilaporkan justru makin menunjukkan sikap beringas dalam serangannya ke Ukraina di tengah seruan dan tekanan dari Amerika Serikat (AS) untuk mempercepat perdamaian.
Keberingasan itu ditunjukkan Moskow saat serangan rudal besar-besaran mereka menewaskan 31 orang di Keiv pada Kamis (31/7/2025).
Petugas penyelamat Ukraina pada Jumat (1/8/2025) juga menemukan jasad seorang anak berusia dua tahun, satu di antara 31 korban lain, saat mereka menyelesaikan operasi evakuasi korban dari reruntuhan puing.
Ukraina lantas menetapkan hari berkabung setelah serangan paling mematikan di kota itu tahun ini menghancurkan sebuah gedung apartemen sembilan lantai, melukai 159 orang dan menewaskan lima anak-anak.
"Serangan keji Rusia ini menunjukkan bahwa tekanan dan sanksi tambahan terhadap Moskow diperlukan ," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari Jumat, mengumumkan bahwa operasi penyelamatan telah selesai.
"Kami menghargai bahwa Presiden Trump, para pemimpin Eropa, dan mitra kami lainnya dengan jelas melihat apa yang terjadi dan mengutuk Rusia," tambahnya.
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Kaja Kallas pada hari Jumat menggambarkan serangan Rusia sebagai "bejat" dan membagikan foto bendera blok tersebut setengah tiang.
"Lebih banyak senjata untuk Ukraina dan sanksi yang lebih keras terhadap Rusia adalah cara tercepat untuk mengakhiri perang. Prioritas kami adalah mengirimkan lebih banyak pertahanan udara ke Ukraina secepatnya," tulisnya.
Baca juga: Serangan Drone Rusia ke Ukraina Tewaskan 16 Orang, Zelenskyy Serukan Pergantian Rezim Moskow
Serangan Paling Mematikan
Di tempat lain, serangan Rusia terus berlanjut di Ukraina.
Satu orang tewas dalam serangan Jumat dini hari di kota Zaporizhzhia, kata administrasi militer regional.
Satu orang lainnya tewas di wilayah Kharkiv di timur laut Ukraina, sementara jumlah korban tewas akibat serangan terpisah di Kramatorsk pada Kamis bertambah menjadi tiga.
Serangan hari Kamis merupakan salah satu serangan paling mematikan yang melanda Keiv sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh pada Februari 2022.
| AS Cabut Sanksi Sementara untuk Minyak Rusia yang Tertahan di Laut, Berlaku 30 Hari |
|
|---|
| Rusia Luncurkan 420 Drone dan 39 Rudal ke Ukraina, Infrastruktur Energi Lumpuh, Puluhan Terluka |
|
|---|
| Jelang Negosiasi, Rusia Tembakkan 450 Drone dan 70 Rudal ke Ukraina, 10 Orang Terluka |
|
|---|
| Rusia Klaim Habisi 1.260 Tentara Ukraina Dalam 24 Jam, Termasuk Tentara Bayaran di 144 Lokasi |
|
|---|
| 200 Drone Rusia Serang Ukraina, Zelenskyy: Dua Orang Tewas dan Puluhan Terluka, Listrik Padam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Reruntuhan-gedung-yang-hancur-kena-rudal-Rusia-di-Kiev-Ukraina-Jumat-182025.jpg)