Budidaya Ikan

Lele Kering Singkil Tembus Rp 240 Ribu per Kilogram, Ada Kualitas Dibalik Harga 

Teknis penangkapannya pun dilakukan secara alami. Pencari lele di rawa Singkil hanya menggunakan bubu (perangkap lele dari bambu) dan

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
MENCARI LELE - Pencari lele menggunakan perahu di Rawa Singkil, Kabupaten Aceh Singkil. 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Harga lele kering yang dioleh warga Rantau Gedang dan Teluk Rumbia, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, tembus Rp 240 ribu per kilogram. 

Harganya jauh lebih mahal dibanding lele kering yang dioleh warga lainnya di kisaran Rp 180 ribu per kilogram.

"Lele kering sekarang Rp 240 ribu," kata Dragon warga Rantau Gedang, Minggu (3/8/2025).

Mengapa lele olahan warga dua desa di pinggir sungai itu, mahal? 

Harga tinggi karena ada kualitas, begitulah gambaran singkat dari lele kering made in daerah aliran sungai. 

Lele kering kampong, begitulah warga setempat menyebutnya ditangkap dari hutan rawa Singkil. 

Disebut lele kampong (kampung) sebab bukan hasil budidaya. Melainkan lele yang ditangkap dari alam. 

Lele kering yang dibandrol lebih murah bisanya hasil budidaya.

Untuk menangkap bahan baku lele kering kampong, butuh perjuangan, keberanian serta perjuangan keras. 

Sebab penangkapan dilakukan dalam hutan rawa Singkil, yang seluruhnya dipenuhi hamparan air.

Para pencari lele bahkan harus nginap bermalam-malam sebelum akhirnya bisa pulang membawa lele kering

Teknis penangkapannya pun dilakukan secara alami. Pencari lele di rawa Singkil hanya menggunakan bubu (perangkap lele dari bambu) dan menggunakan pancing untuk menangkap lele. 

Setelah itu lele hasil tangkapan dibelah dan dibersihkan menggunakan air rawa Singkil, yang terkenal bersih karena tersaring miliar akar tumbuhan. 

Bahkan penduduk setempat, menyebutnya air obat. Lantaran bisa langsung diminum dengan rasa segar, tanpa pernah ada keluhan apapun setelah meminumnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved