Breaking News

Tips Parenting Anak

Anak Sudah Puber Tapi Belum Tahu Mimpi Basah? Elly Risman: Orang Tua Harus Ngomong Sebelum Terlambat

Elly Risman menegaskan bahwa edukasi tentang pubertas, termasuk mimpi basah, harus diberikan sebelum anak mengalaminya.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
YouTube Nikita Willy Official
Psikolog sekaligus pakar parenting, Elly Risman, mengingatkan para orang tua untuk tidak mengabaikan tanda-tanda pubertas pada anak, khususnya anak laki-laki. 

SERAMBINEWS.COM - Psikolog sekaligus pakar parenting, Elly Risman, mengingatkan para orang tua untuk tidak mengabaikan tanda-tanda pubertas pada anak, khususnya anak laki-laki.

Dalam podcast bersama artis Nikita Willy di kanal Nikita Willy Official, Elly menegaskan bahwa edukasi tentang pubertas, termasuk mimpi basah, harus diberikan sebelum anak mengalaminya.

“Tanda puber pada anak laki-laki adalah mimpi basah. Tapi kan dia enggak ngomong. Karena enggak tahu. Jadi dibahasnya sebelum mimpi basah itu terjadi,” ujar Elly Risman dikutip Serambinews.com, Rabu (6/8/2025).

Menurut Elly, perubahan fisik seperti badan yang meninggi, suara yang mulai berubah, atau tumbuhnya rambut halus di wajah adalah sinyal kuat bahwa hormon anak mulai aktif dan masa puber sudah dekat.

Namun, banyak orang tua yang hanya mengamati fisik, tanpa menyadari bahwa secara spiritual dan emosional, anak juga sedang bertransisi.

Dalam percakapannya dengan Nikita, Elly menyebut bahwa orang tua harus aktif memulai percakapan soal pubertas, bukan menunggu anak bertanya.

Baca juga: Elly Risman: Anak Laki-Laki Harus Dididik Jadi Suami & Ayah yang Baik, Bukan Sekadar Pencari Nafkah

“Kalau tubuh udah besar, anak sedikit lagi akan mimpi basah atau menstruasi. Itu harus langsung diomongin. Tapi dengan cara yang ringan, praktis,” katanya.

Misalnya, bisa dimulai dengan membandingkan tinggi badan anak dan orang tuanya sambil bercanda ringan, “Wow, Abang tinggi banget sekarang! Dikit lagi sama Ayah, ya. Tapi bukan cuma tinggi, Abang juga akan jadi laki-laki dewasa.”

Elly juga menekankan pentingnya persiapan diri orang tua saat bicara soal isu sensitif ini.

Bahkan, ia menyarankan agar orang tua berlatih di depan kaca agar ekspresinya tidak terlihat canggung atau kaget saat menjelaskan.

“Kita harus belajar ngomong terus ngaca. Supaya enggak keluar ekspresi yang canggung, kaget, dan 'Heeh?'” ucapnya.

Bagi keluarga Muslim, Elly mengingatkan bahwa pubertas juga menjadi titik penting secara spiritual.

Baca juga: Ayah, Bukan Ibu! Praktisi Parenting Elly Risman Ungkap Siapa Penanggung Jawab Utama Saat Anak Baligh

Anak yang sudah mimpi basah atau menstruasi wajib bersuci sebelum beribadah.

Artinya, baligh bukan sekadar urusan tubuh, tapi tanggung jawab agama juga dimulai.

“Enggak bisa enggak, puber harus dipersiapkan. Karena berkaitan sama Allah. Berkaitan dengan ibadah. Kalau muslim, berkaitan dengan mukmin atau tidaknya anak itu,” tegasnya.

Elly Risman juga menyoroti tantangan zaman sekarang yakni anak-anak sudah punya akses internet, handphone dan wifi sejak dini, tapi tidak dibekali pemahaman tentang seksualitas dan tanggung jawab pubertas.

“Bayangkan, mani sudah keluar, darah sudah keluar, handphone di tangan, rumah ada wifi. Tapi enggak ada persiapan. Kita memfasilitasi semuanya, tapi lupa membekali,” katanya.

Di akhir obrolan, Elly menyentil para orang tua yang sibuk mengejar sekolah favorit untuk anak, tapi melupakan persiapan spiritual dan emosional yang jauh lebih penting di mata Allah.

Baca juga: Tips Parenting ala Elly Risman, Jangan Biarkan Opini Orang Mengatur Cara Kita Mengasuh Anak: Asalkan

“Sekolah bergengsi itu hal-hal yang bergengsi di mata manusia. Tapi yang lebih bergengsi di mata Allah, kita abaikan,” tutupnya.

(Serambinews.com/Firdha Ustin)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved