Buaya Tersangkut Jaring Ikan

Belasan Tahun Konflik Manusia dan Buaya di Aceh Singkil, Belum Ada Solusi

Nahasnya masih banyak warga Aceh Singkil, yang tinggal di daerah aliran sungai dan kepulauan mencari nafkah di dekat sarang buaya. 

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ DEDE ROSADI
BUAYA: Buaya yang berhasil ditangkap warga Singkil, Aceh Singkil, tahun 2015 lalu ketika awal mula terjadi konflik dengan manusia. 

Nahasnya masih banyak warga Aceh Singkil, yang tinggal di daerah aliran sungai dan kepulauan mencari nafkah di dekat sarang buaya.  Ketika warga mencari nafkah itulah, terjadi konflik dengan buaya.

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Konflik buaya dengan manusia di Kabupaten Aceh Singkil, sudah terjadi berulang-ulang. 

Awal terjadi konflik manusia dengan buaya tahun 2015 lalu.

Sayangnya, belum ada solusi permanen akhiri konflik berkepanjangan itu. 

Konflik itu terjadi karena hamparan rawa, laut, muara dan sungai di Aceh  Singkil, menjadi sarang buaya. 

Nahasnya masih banyak warga Aceh Singkil, yang tinggal di daerah aliran sungai dan kepulauan mencari nafkah di dekat sarang buaya. 

Ketika warga mencari nafkah itulah, terjadi konflik dengan buaya.

Warga lokal menjadikan alur sungai, muara, laut serta rawa sebagai tempat mencari lokan, siput, udang, ikan serta daun nipah. 

Di kawasan Singkil Lama, yang dikenal sarang buaya umpamanya.

Kaum perempuan mengumpulkan berkarung-karung siput dengan tangan kosong sambil berendam di sungai.  

Di laut konflik manusia dengan buaya kerap terjadi di wilayah Kecamatan Pulau Banyak Barat.  

Populasi buaya juga disinyalir cukup banyak.

Baca juga: Begini Cara BKSDA Evakuasi Buaya Tersangkut Jaring Ikan di Aceh Singkil 

Lantaran hewan bergigi mirip gergaji itu begitu mudah terlihat, mulai dari ukuran mini hingga raksasa.

Warga bukan tidak tahu, jika di lokasi mencari nafkah hidup terdapat buaya. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved