Kamis, 23 April 2026

Pasutri Dianiaya 

Detik-detik Pasutri Pemilik Warung Diserang Sales di Aceh Singkil 

Tanpa ba-bi-bu pria pensiunan buruh panen perusahaan kelapa sawit itu, segara memberikan pertolongan. 

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
GARIS POLISI: Polres Aceh Singkil, amankan rumah pasangan suami istri yang jadi korban penganiayaan sales dengan pasang garis polisi di Dusun 4 Lae Ijuk, Desa Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah,  Minggu (10/8/2025). 

Polisi yang bekerja sejak tadi malam telah mengetahui identitas tersangka. 

Tersangka berinisial F warga Kisaran, Sumatera Utara. 

Sehari-hari F berprofesi sebagai sales (pedagang) perabot rumah tangga. Seperti alat memasak nasi, panci dan perlengkapan dapur lainnya. 

Tersangka kos di seberang rumah korban bersama temannya sesama sales perabot rumah tangga. 

Pengejaran terhadap tersangka dilakukan sesaat setelah kejadian, Sabtu (9/10/2025) sekitar pukul 21.30 WIB malam. 

Dimulai dengan melakukan penyisiran ke perkebunan kelapa sawit yang jadi arah pelarian tersangka, ketika terlihat terakhir kalinya oleh korban. 

Penyisiran juga dilakukan ke lokasi yang dicurigai. 

"Kami sejak tadi malam melakukan penyisiran dan pencarian tersangka," kata Kapolres Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono, melalui Kasat Reskrim AKP Darmi Arianto Manik, Minggu (10/8/2025) di lokasi kejadian. 

Selain mengejar tersangka, Polres Aceh Singkil, juga mengamankan rumah korban dengan pasang garis polisi, melakukan olah tempat kejadian perkara, kumpulkan bukti  serta meminta keterangan saksi. 

Diberitakan sebelumnya pasangan suami istri (Pasutri) jadi korban penganiayaan di Kabupaten Aceh Singkil, Sabtu (9/8/2025) malam sekitar pukul 21.30 WIB. 

Pasutri tersebut Hu (58) dan Nu (41. Pasutri itu tinggal di sebuah warung di Dusun 4 Dusun Lae Ijuk, Desa Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah. 

Sementara tersangkanya berinisial F warga Kisaran, Sumatera Utara. 

Belum diketahui motif dari tersangka melakukan perbuatannya. Apakah hendak melakukan perampokan atau ada motif lain. 

Begitu juga dengan senjata yang digunakan melukai korban belum diketahui. 

Korban hanya mengetahuinya senjata yang digunakan pelaku merupakan benda tajam sehingga bisa melukai. 

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved