Penampakan Rumah Mewah Dwi Hartono, Kini Tampak Sepi tanpa Aktivitas
Dwi Hartono merupakan salah satu otak di balik penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta (37).
Suasana lingkungan sekitar pun relatif tenang, tidak ada aktivitas warga di sekitar rumah.
Hanya lalu-lalang kendaraan umum dan pekerjaan konstruksi dari satu rumah tetangga yang sedang dibangun.
Ridwan (44, bukan nama sebenarnya), satpam di kawasan Cluster San Fransisco, mengaku tidak mengenal sosok Dwi Hartono secara pribadi.
“Saya enggak kenal (secara pribadi) kalau sosok pak Hartono seperti apa. Tapi iya, itu (rumah Dwi Hartono) jalurnya ke sana (Jalan Fransisco Blok Q1 Nomor 9),” kata Ridwan saat ditemui, Rabu (27/8/2025).
Baca juga: Daftar Pabrik Uang Dwi Hartono Pembunuh Ilham, Dijuluki Crazy Rich Sumsel

Tetangga Kaget
Rudi (35), salah satu tetangga kawasan kompleks tersebut mengaku belum pernah melihat sosok Dwi Hartono.
Ia mengaku baru mengetahui bahwa rumah Q9 dihuni Dwi Hartono setelah kasus penculikan dan pembunuhan kacab bank BUMN ramai diberitakan.
“Enggak tau, Enggak pernah keluar, kita di sini sudah hampir satu tahun belom pernah lihat orangnya, baru tau pas ada kasus-kasus itu, ternyata rumahnya disitu Q9 ya. baru tau kemarin pas liat di IG,” kata Rudi.
Menurut Rudi, aktivitas yang lebih menonjol justru berasal dari rumah di sebelah Q9, yakni Q8, yang masih terhubung dengan kediaman Dwi Hartono
Rumah tersebut dikenal warga sebagai tempat usaha bimbingan belajar (bimbel) bernama "Guruku". Bimbel tersebut milik Dwi Hartono.
Rutin Berbagi
Meski sosok Dwi Hartono tak pernah terlihat langsung, warga sekitar justru mengenal kediaman itu sebagai lokasi kegiatan sosial.
Rumah tersebut disebut rutin membagikan nasi kotak dalam agenda Jumat berkah.
“Yang sebelahnya ini, yang (Q8) ini suka bagi-bagi Jumat berkah. Nasi kotak gitu, tapi enggak pernah keliatan orangnya (Dwi Hartono) selama saya disini,” ucap Rudi.
Ia menambahkan, pembagian nasi kotak biasanya dilakukan oleh dua hingga tiga orang asisten rumah tangga.
“Pembantunya, ya mbak-mbaknya itu jam 11.00 WIB atau 11.30 WIB lah ada dua sampai tiga orang suka disitu,” kata Rudi.
Menurut Rudi, kegiatan Jumat berkah itu berhenti pekan lalu setelah kasus Dwi Hartono mencuat.
Tragis! Pengantin Pria di Turki Tewas di Hari Pernikahan, Terkena Peluru Kala Tembakan Perayaan |
![]() |
---|
Demo Hari Ini, 10 Ribu Buruh dari Berbagai Kota Kepung DPR RI |
![]() |
---|
Adu Spek Infinix Hot 60 Pro Plus Vs Poco M6, Harga Selisih Tipis, Spesifikasi Beda Jauh |
![]() |
---|
Update Harga iPhone 13 Pro dan iPhone 14 Pro Diprediski Turun di Awal September 2025 |
![]() |
---|
Menantu Rampok Mertuanya untuk Bayar Utang, Kepala Korban Ditutup Jas Hujan, Emas Dirampas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.