Sikap Asli Dwi Hartono Diungkap Satpam Komplek dan Tetangga: Tak Kenal dan Tidak Bertemu 1 Tahun

Namun, di balik citra glamour tersebut, Dwi Hartono ternyata dikenal sebagai pribadi yang sangat tertutup.

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Nur Nihayati
(Kolase Sripoku)
RUMAH DWI HARTONO - Dwi Hartono, pengusaha sukses dan motivatoryang terlibat dalam kasus pembunuhan Kacab Bank BUMN ternyata memiliki rumah mewah di kawasan elit Kota Wisata, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Satpam dan tetangga komplek ungkap sikap aslinya. (Kolase Sripoku) 

Lampu depan rumah juga masih menyala di siang hari, memberi kesan tak berpenghuni.

Suasana lingkungan sekitar pun relatif tenang. 

Tidak ada aktivitas warga di sekitar rumah, hanya lalu-lalang kendaraan umum dan pekerjaan konstruksi dari satu rumah tetangga yang sedang dibangun.

15 tersangka ditetapkan

Sejauh ini polisi telah menetapkan 15 tersangka dalam kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (KCP) sebuah bank BUMN di Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta (37)

Mereka terbagi dalam empat kluster, yakni kluster aktor intelektual, pengintai, penculik dan eksekutor serta pembuang jasad korban.

Dwi Hartono termasuk klaster aktor intelektual bersama C alias Ken, YJ dan AA.

Sementara kluster penculik yang sudah ditangkap adalah Eras, RS, AT dan RAH.

Adapun delapan lainnya identitasnya belum diungkap polisi. Termasuk peran-peran mereka.

Baca juga: Benarkah Motif Dwi Hartono Habisi Ilham Diduga Pinjaman Kredit 13 Miliar? Ini Gurita Bisnisnya

Polisi juga sejauh ini belum menjelaskan motif penculikan dan pembunuhan kacab bank BUMN ini.

Mohamad Ilham Pradipta diculik saat berada di area parkiran supermarket di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025.

Keesokan harinya, jasad kacab bank BUMN itu ditemukan di area persawahan sawah Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Kamis (21/8/2025), sekitar pukul 05.30 WIB.

Saat pertama ditemukan, saksi melihat kacab bank BUMN ini dalam kondisi tangan dan kaki terikat, serta mata terlilit lakban.

(Serambinews.com/Yeni Hardika)

BACA BERITA LAINNYA DI SINI

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved