Rabu, 29 April 2026

Seputar Polri

Kapolda Aceh Pantau Langsung Dampak Banjir di Tamiang, Pastikan Penanganan Cepat dan Terpadu

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah memantau langsung lokasi banjir di Aceh Tamiang.

Tayang:
Editor: Content Writer
dok. Tribratanews Aceh
BANJIR ACEH - Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah berhasil mencapai Aceh Tamiang melalui jalur darat, Senin (1/12/2025). Perjalanan panjang yang penuh risiko itu ia tempuh sebagai wujud keseriusannya memastikan kondisi warga yang terdampak bencana banjir. 

SERAMBINEWS.COM - Aceh menjadi salah satu provinsi di Sumatra yang terdampak bencana banjir dan longsor dalam beberapa hari terakhir. Derasnya curah hujan membuat sejumlah wilayah terisolasi dan aktivitas masyarakat lumpuh. Untuk meringankan beban warga, Polri turun langsung memberikan bantuan dan memastikan penanganan darurat berjalan optimal.

Upaya itu terlihat dari langkah Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, yang berhasil menembus Aceh Tamiang melalui jalur darat pada Senin, 1 Desember 2025. Perjalanan panjang dengan kondisi medan yang berbahaya tersebut ditempuh sebagai bentuk keseriusan Kapolda memastikan situasi di lokasi bencana tertangani dengan cepat.

“Saya harus tiba di Tamiang dan melihat langsung kondisi saudara-saudara saya yang terkena musibah, serta memastikan setiap langkah penanganan bencana berjalan cepat dan terkoordinasi,” ujar Irjen Marzuki Ali Basyah.

Setibanya di lokasi, Kapolda langsung meminta jajarannya untuk memprioritaskan keselamatan masyarakat, termasuk percepatan evakuasi bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Selain itu, ia menekankan pentingnya pendataan korban, tingkat kerusakan, dan kebutuhan mendesak warga agar bantuan yang datang bisa segera disalurkan dan tepat sasaran.

Baca juga: Tim Relawan UTU Berhasil Menembus Lokasi Terparah Banjir Bandang di Beutong Ateuh Banggala

“Banjir ini bukan hanya menguji infrastruktur kita, tetapi juga solidaritas kita. Karena itu, saya ingin memastikan setiap warga mendapatkan perlindungan dan bantuan secepatnya,” kata Irjen Marzuki, yang saat itu didampingi Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi dan Kapolres AKBP Muliadi.

Kapolda mengaku prihatin setelah melihat langsung kondisi Aceh Tamiang yang hampir lumpuh total. Aktivitas masyarakat hingga pelayanan pemerintahan terhenti, termasuk kantor Kodim dan Polres yang juga terdampak banjir.

Melihat situasi yang semakin memprihatinkan, Kapolda segera berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk meminta tambahan pasukan recovery, serta heli angkut guna mempercepat distribusi bantuan makanan, air bersih, dan obat-obatan ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.

“Sebanyak 90 persen wilayah Tamiang terdampak banjir, dengan tingkat kerusakan dan gangguan yang parah. Seluruh kegiatan ekonomi terhenti, bahkan tidak ada pedagang maupun layanan kebutuhan dasar yang beroperasi. Kita akan minta bantuan ke pusat agar penanganan bencana ini bisa dilakukan secepat mungkin demi masyarakat,” tegasnya.

Baca juga: Korban Bencana Aceh Tamiang: Kami Terpaksa Minum Air Banjir, Tidak Ada Bantuan, Ini Seperti Tsunami

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved