Berita Luar Negeri

Rusia dan AS Sedang Terlibat Perlombaan Senjata, Begini Pengakuan Vladimir Putin

Editor: Muhammad Hadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

FILE - Kontainer kereta mengangkut Sarmat, rudal balistik antarbenua buatan Rusia. Sarmat akan menjadi rudal balistik antarbenua terbesar di dunia yang pernah dimiliki Rusia. Jarak jangkaunya mencapai 18.000 kilometer.

Rusia dan AS Terlibat Perlombaan Senjata, Begini Pengakuan Vladimir PutinĀ 

SERAMBINEWS.COM - Amerika Serikat dan Rusia ternyata sedang terlibat dalam perlombaan senjata.

Rusia dan Amerika Serikat merupakan negara pemilik senjata nuklir terbanyak di dunia.

Bahkan kedua negara terus memproduksi berbagai senjata mematikan.

Apalagi, militer kedua negara sering berselisih di laut dan di udara.

Presiden Rusia Vladimir Putin dengan terbuka mengakui bahwa saat ini perlombaan senjata antara Rusia dan Amerika Serikat sedang berlangsung.

Kondisi ini dipicu oleh keluarnya AS dari Perjanjian Rudal Anti-Balistik (ABMT) dua dekade lalu.

Hadir pada sesi pleno Pekan Energi Rusia hari Rabu (13/10/2021), Putin menyebut selama ini perlombaan senjata antara Rusia dan AS sedang berlangsung.

"Perlombaan senjata sedang berlangsung, sayangnya. Dan itu telah dimulai setelah penarikan AS dari ABMT," kata Putin, seperti dikutip TASS.

Baca juga: Rusia Sebar S-500, Bisa Cegat Rudal Balistik Antarbenua, Rudal Jelajah Hipersonik dan Pesawat Tempur

Pada kesempatan itu Putin mengingat kembali momen tahun 2003, di mana ia mendesak AS untuk tidak menarik diri dari ABMT.

Halaman
12