PT Trans Continent
PT Trans Continent Gorontalo Resmi Jadi Pusat Logistik Berikat
PLB merupakan fasilitas fiskal dari Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Zaenal
Ringkasan Berita:PT Trans Continent Hub Gorontalo, yang diresmikan pada November 2024, kini telah mendapatkan status resmi sebagai Pusat Logistik Berikat (PLB) setelah 15 bulan beroperasi.Operasional PLB mendapat dukungan penuh dari Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara dan Bea Cukai Gorontalo, dengan komitmen memperkuat daya saing ekspor-impor daerah.Kehadiran PLB di Gorontalo diharapkan mempercepat arus barang ke kawasan Timur Indonesia, menekan biaya logistik, serta memberi dampak positif bagi berbagai sektor
SERAMBINEWS.COM - Cita-cita PT Trans Continent untuk menghadirkan Pusat Logistik Berikat (PLB) di Provinsi Gorontalo akhirnya terwujud.
Hanya berselang 15 bulan sejak peresmian kompleks perkantoran di Gorontalo Outer Ring Road (GORR), Desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, fasilitas tersebut kini resmi berstatus PLB.
Peresmian PT Trans Continent Hub Gorontalo dilakukan pada Jumat, 22 November 2024, oleh Penjabat Gubernur Gorontalo, Mohammad Rudy Salahuddin.
Unit ini menjadi cabang ke-22 PT Trans Continent di Indonesia.
Kepastian operasional PLB Gorontalo disampaikan langsung oleh CEO PT Trans Continent, Ismail Rasyid, melalui pesan WhatsApp kepada Serambinews.com pada Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, PLB ini ditujukan untuk memperkuat rantai logistik ekspor-impor sekaligus menekan biaya distribusi bagi pelaku usaha di kawasan Indonesia Tengah dan Timur.
PLB merupakan fasilitas fiskal dari Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Fasilitas ini memungkinkan penyimpanan barang impor maupun ekspor dengan penangguhan bea masuk dan pajak hingga tiga tahun, sehingga memberi fleksibilitas dan efisiensi bagi dunia usaha.
Baca juga: Jibril Gibran Raih Gelar Master of Science di Inggris, Ini Jejak Langkah Putra CEO Trans Continent
Dukungan Bea Cukai
Sehari sebelumnya, Selasa (10/2/2026), manajemen PT Trans Continent bertemu dengan Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara, Zaky Firmansyah, di Kantor Pusat PT Trans Continent, Tebet, Jakarta.
Pertemuan tersebut membahas proses operasional dan potensi bisnis PLB Gorontalo.
Dari pihak Bea Cukai hadir Zaky Firmansyah bersama jajaran, antara lain; Dedi Supriyadi (Kasi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai & Dukungan Teknis KPPBC Gorontalo), Charis B Infantri (Kasi Perijinan dan Fasilitas II Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Utara), dan Adeltus Lolok (Kabid Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Utara).
Sementara dari PT Trans Continent hadir CEO Ismail Rasyid, Komisaris Jibril Gibran, General Manager Fredy Viktor, Direktur Operasi Nasfudin, serta Mundhar, Branch Manager PT Trans Continent Gorontalo.
Zaky Firmansyah menegaskan komitmen Bea Cukai untuk mendukung pengembangan layanan logistik dengan tetap menekankan kepatuhan terhadap regulasi. Kepala Bea Cukai Gorontalo, Ade Zirwan, menambahkan bahwa kehadiran PLB akan memperkuat daya saing pelaku usaha daerah, khususnya dalam mempercepat arus ekspor dan impor.
Dampak Ekonomi
Ismail Rasyid optimistis PLB Gorontalo akan mempercepat arus barang ke dan dari kawasan Timur Indonesia, yang selama ini masih bergantung pada pelabuhan utama di Pulau Jawa.
Dengan fasilitas ini, pengiriman langsung dari luar negeri ke PLB diharapkan mampu mempersingkat rantai logistik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/PT-Trans-Continent-resmikan-operasional-PLB-di-Gorontalo.jpg)