Jumat, 29 Mei 2026

PT Trans Continent

PT Trans Continent Gorontalo Resmi Jadi Pusat Logistik Berikat

PLB merupakan fasilitas fiskal dari Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Tayang:
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Zaenal
Serambinews.com/HO
PERTEMUAN DI PT TRANS CONTINENT - Manajemen PT Trans Continent melakukan pertemuan dengan pimpinan Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara, di Kantor Pusat PT Trans Continent, Tebet, Jakarta, Selasa (10/2/2026). Dari kiri ke kanan: Dedi Supriyadi (Kasi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai & Dukungan Teknis KPPBC Gorontalo), ⁠Charis B Infantri (Kasi Perijinan dan Fasilitas II Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Utara), Adeltus Lolok (Kabid Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Utara), ⁠Zaki Firmansyah (Kakanwil DJBC Sulawesi Bagian Utara), ⁠Mundhar (Branch Manager PT. Trans Continent), ⁠Ismail Rasyid (CEO PT. Trans Continent), ⁠Jibril Gibran (Komisaris PT. Trans Continent), ⁠Nasfudin (Direktur Operasi PT. Trans Continent), ⁠Fredy Viktor (General Manager PT. Trans Continent). PT Trans Continent secara resmi mengoperasikan Pusat Berikat Logistik (PLB) di Gorontalo. 

Keberadaan PLB diproyeksikan memberi dampak positif bagi sektor pertambangan, agroindustri, peternakan, serta sektor produktif lainnya. 

Fasilitas penimbunan dan distribusi yang lebih dekat ke sumber produksi diyakini dapat menekan biaya logistik, mengurangi waktu tunggu, dan meningkatkan kepastian usaha.

Saat ini PT Trans Continent memiliki sekitar 400 karyawan, lebih dari 300 armada darat, serta jaringan 22 cabang di Indonesia dan tiga cabang luar negeri (Australia, Filipina, Malaysia). 

Perusahaan ini juga tercatat sebagai pionir logistik di Indonesia yang memperoleh sertifikasi pengangkutan sianida untuk kebutuhan industri pertambangan emas.

Selain PLB, PT Trans Continent mengelola lahan seluas 18 hektare di Gorontalo untuk berbagai kegiatan usaha, mulai dari penggemukan sapi, pembangunan pabrik virgin coconut oil (VCO), pengolahan nilam, hingga industri berbasis kelapa seperti arang dan karbon aktif.

Baca juga: PT Trans Continent Salurkan Rp 100 Juta untuk Korban Banjir di Aceh

Prospek Gorontalo

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, nilai ekspor Provinsi Gorontalo pada November 2025 mencapai sekitar US$8,35 juta, meningkat dibanding bulan sebelumnya. 

Komoditas utama adalah pelet kayu dan produk turunan pertanian, sementara sektor pertambangan dan penggalian turut menopang pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan dukungan infrastruktur logistik yang semakin kuat, Gorontalo diharapkan mampu mempertegas perannya sebagai simpul perdagangan dan distribusi di kawasan Indonesia Timur.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved