Jumat, 1 Mei 2026

Salam

Pertamina Harus Tanggap soal Kelangkaan BBM

Langkah-langkah nyata harus segera diambil, bukan hanya sekadar menunggu laporan atau menanggapi keluhan yang datang terlambat.

Tayang:
Editor: mufti
SERAMBINEWS.COM/HO
ANTRE - Warga atrean mengisi BBM di SPBU Bambi, Kabupaten Pidie, yang bersisian dengan jalan nasional Banda Aceh-Medan. 

Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya solar dan Pertalite, yang melanda Aceh dalam beberapa hari terakhir bukanlah masalah sepele yang bisa diabaikan begitu saja. Sebab, jika tidak segera diatasi, dampaknya bisa jauh lebih besar, merembet ke sektor ekonomi, sosial, hingga memicu keresahan masyarakat.

Pemerintah dan Pertamina harusnya paham bahwa pasokan BBM, terutama jenis solar, bukan hanya menjadi kebutuhan pribadi setiap warga, tapi juga merupakan jantung dari perekonomian warga. Kondisi ini bisa menjadi ganjalan bagi perputaran ekonomi,  merugikan banyak pihak, dan berpotensi menciptakan ketidakstabilan sosial.

Untuk itu, kita berharap agar Pertamina dan Pemerintah lebih proaktif menyelesaikan persoalan kelangkaan BBM ini. Pemerintah harus segera mengkaji masalah ini secara menyeluruh, termasuk mencari akar penyebab kelangkaan yang terus berulang. 

Misalnya, mencari tahu apa yang telah dilakukan oleh Pertamina untuk memastikan pasokan tidak terganggu? Mengapa pengawasan distribusi BBM di Aceh tidak cukup efektif? Langkah-langkah nyata harus segera diambil, bukan hanya sekadar menunggu laporan atau menanggapi keluhan yang datang terlambat.

Pemerintah juga harus mendorong Pertamina untuk segera meningkatkan kapasitas pasokan dan distribusi, agar masyarakat  tidak terus-menerus dirugikan. Jika tidak segera diatasi, krisis BBM ini berpotensi memperburuk kehidupan ekonomi masyarakat, terutama mereka yang menggantungkan hidup pada sektor transportasi.

Dalam situasi seperti ini, kita tidak bisa lagi menunggu tanpa ada tindakan yang jelas. Kini saatnya bagi pemerintah dan Pertamina untuk memperlihatkan komitmen mereka dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sosial di Aceh. 

Jangan biarkan kelangkaan BBM ini berlarut-larut dan berpotensi memicu keresahan yang lebih besar. Pemerintah dan Pertamina, segera ambil langkah nyata dan pastikan pasokan BBM lancar kembali demi kesejahteraan masyarakat.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah wilayah di Aceh dalam beberapa hari terakhir dilanda antrean panjang kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama jenis solar dan Pertalite, membuat ratusan pengendara terpaksa menunggu berjam-jam untuk mengisi bahan bakar.

Di Ibukota Banda Aceh dan Aceh Besar, misalnya, memperlihatkan antrean bus, truk maupun kendaraan pribadi mengular hingga ke luar area SPBU. Situasi serupa terlihat di jalur lintas nasional Banda Aceh–Medan. Di beberapa titik, antrean kendaraan bahkan meluber hingga ke badan jalan.

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk H Faisal Ali atau yang akrab disapa Abu Sibreh, mendesak pemerintah dan Pertamina segera mencari tahu penyebab antrean panjang pengisian BBM yang terjadi di berbagai SPBU di Aceh. 

Abu Sibreh juga meminta Pertamina memastikan ketersediaan BBM, khususnya jenis Pertalite dan solar, agar masyarakat tidak terus dirugikan. Menurutnya, kelancaran pasokan BBM sangat menentukan denyut perekonomian masyarakat, terutama bagi sopir truk dan moda transportasi umum. 

“Pemerintah Aceh perlu mendorong Pertamina wilayah Aceh untuk memasok minyak, terutama solar. Minyak mobil adalah jantung dalam penguatan ekonomi masyarakat. Ekonomi masyarakat sangat tergantung pada lancarnya suplai bahan bakar,” kata Tgk Faisal Ali, Rabu (24/9/2025).

Untuk itu, sekali lagi, kita berharap pemerintah dan Pertamina benar-benar serius menyelesaikan kelangkaan BBM ini. Sebab, jika pemerintah tidak peduli, kita khawatir bisa memunculkan keresahan masyarakat yang lebih luas, dan kondisi itu tentu saja berbahaya. Nah?

 

POJOK

KPU siapkan bahan mediasi terkait gugatan ijazah Gibran

Ijazah yang asli, ada?

Tujuh kecamatan di Aceh Tengah belum tersentuh program MBG 

Alhamdulillah, paling tidak sudah terhindar dari keracunan, kan?

Polsek Sunda Kelapa tangkap pencuri ijazah

Produk Pasar Pramuka lumayan bisa bungkus kacang, kan?

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved