Minggu, 3 Mei 2026

Kesehatan

Ini Manfaat Jalan Kaki Sebelum atau Sesudah Makan Saat Puasa

Jalan kaki, baik sebelum maupun sesudah makan saat puasa, sama-sama bermanfaat bagi kesehatan. 

Tayang:
Editor: Mursal Ismail
Freepik.com
JALAN KAKI - Jalan kaki, baik sebelum maupun sesudah makan saat puasa, sama-sama bermanfaat bagi kesehatan.  Sebelum makan membantu pembakaran lemak, sedangkan setelah makan efektif menstabilkan gula darah, melancarkan pencernaan, dan menjaga kesehatan jantung. 

Dampaknya, kamu bisa tidur lebih nyenyak, dan yang paling penting tidak terbangun di tengah malam, sehingga istirahat menjadi lebih berkualitas. '

Mengontrol tekanan darah

Berbagai penelitian menunjukkan, jalan kaki selama 30 menit, baik sekaligus maupun dibagi menjadi sesi 10 menit sepanjang hari, mampu menurunkan tekanan darah tinggi secara signifikan.

Olahraga menghasilkan endorfin. Endorfin adalah hormon yang membuatmu bahagia.

Menurut dr. Viola, jalan kaki juga dapat memicu pelepasan dopamin dan serotonin yang membuat perasaan jadi lebih baik.

Bahkan jalan santai selama 10 menit saja sudah cukup untuk melepaskan hormon-hormon kebahagiaan tersebut.

Kapan waktu terbaik untuk jalan kaki setelah makan? Menurut dr. Viola, tidak ada patokan waktu yang kaku untuk mulai melangkah.

Kamu bisa langsung melakukannya tepat setelah makan, karena beberapa studi menunjukkan saat itulah manfaat maksimal bisa diraih.

Namun, jika kamu merasa perut kurang nyaman saat langsung bergerak, dr Viola menyarankan untuk menunggu sekitar 15 menit.

"Semuanya kembali pada apa yang kamu rasakan secara pribadi," ucap dia. 

Durasi ini sangat bergantung pada targetmu. Jika tujuannya sekadar melancarkan pencernaan, dr. Viola menuturkan bahwa jalan santai selama 10 menit di sekitar kompleks rumah setelah makan sudah cukup memberikan manfaat.

Kendati demikian, jika kamu ingin meningkatkan kebugaran secara menyeluruh atau mengejar target 10.000 langkah, ia menyarankan durasi sekitar 30 menit.

Kamu tidak perlu jalan cepat untuk mendapatkan manfaat optimal, tetapi dr. Viola menyarankan untuk sedikit meningkatkan ritme dari langkah normalmu.

Penelitian menunjukkan, mereka yang berjalan 10 persen lebih cepat, merasakan efek yang lebih besar dalam menurunkan kadar gula darah. Meski begitu, jangan sampai berlebihan.

"Tidak butuh banyak aktivitas untuk menstimulasi usus dan perut agar bergerak," jelas dr Viola.

"Bergerak berlebihan justru bisa mengalihkan aliran darah dari usus dan mengganggu proses pencernaan, yang berujung pada sakit perut atau nyeri dada," lanjut dia. (*)

Sumber: https://lifestyle.kompas.com/read/2026/02/22/160500820/manfaat-jalan-kaki-setelah-sahur-dan-buka-puasa-bagi-kesehatan

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved