Minggu, 26 April 2026

Kesehatan

Ini Manfaat Jalan Kaki Sebelum atau Sesudah Makan Saat Puasa

Jalan kaki, baik sebelum maupun sesudah makan saat puasa, sama-sama bermanfaat bagi kesehatan. 

Editor: Mursal Ismail
Freepik.com
JALAN KAKI - Jalan kaki, baik sebelum maupun sesudah makan saat puasa, sama-sama bermanfaat bagi kesehatan.  Sebelum makan membantu pembakaran lemak, sedangkan setelah makan efektif menstabilkan gula darah, melancarkan pencernaan, dan menjaga kesehatan jantung. 

Berbagai penelitian konsisten menunjukkan bahwa olahraga rutin berdampak sangat baik bagi kesehatan jantung.

Olahraga terbukti mampu menurunkan tekanan darah dan kolesterol, serta meminimalisir risiko nyeri dada, serangan jantung, stroke, dan gangguan jantung lainnya.

Bahkan, sebuah studi mengungkapkan, melakukan olahraga ringan yang singkat, seperti jalan kaki 10 sampai 15 menit setelah makan, ternyata bisa jauh lebih efektif menekan risiko penyakit jantung dibandingkan hanya mengandalkan satu sesi olahraga berdurasi lama.

Baca juga: Jangan Salah, Manfaat Jalan Kaki di Malam Hari, Membakar Kalori dan Buat Tidur Berkualitas

Kata dr. Viola, kebiasaan langsung berdiam diri setelah makan dapat memicu lonjakan kadar gula darah yang drastis.

Adapun, kadar gula yang berlebih dalam darah akan membebani organ hati dan otot yang bertugas menyimpannya.

Akibatnya, insulin dalam tubuh terpaksa menyimpan kelebihan gula tersebut di area lain.

Jika kondisi ini terus berulang, tubuh bisa mengalami resistensi insulin, yang menjadi pintu masuk bagi kondisi pra-diabetes hingga diabetes tipe 2.

Mendukung penurunan berat badan yang sehat

Olahraga teratur memang cara paling efektif untuk hidup sehat, tetapi sekadar jalan kaki singkat setelah makan pun sudah sangat membantu dalam menjaga atau menurunkan berat badan.

Baca juga: Manfaat Jalan Kaki untuk Obati Hipertensi, dr Zaidul Akbar Sebut Durasinya Segini Sehari

"Kamu harus membakar lebih banyak kalori daripada yang dikonsumsi untuk menurunkan berat badan," tutur dr. Viola.

Untuk memangkas sekitar setengah kilogram lemak, kamu perlu membakar setidaknya 3.500 kalori.

Mengingat tubuh mengeluarkan lebih banyak energi saat berjalan, otomatis pembakaran kalori pun meningkat.

Selain itu, kebiasaan jalan kaki juga membantu mengontrol nafsu makan dan menekan keinginan untuk menyantap camilan tidak sehat di sela-sela waktu makan.

Meningkatkan kualitas tidur malam

Bagi yang sering mengalami gangguan tidur, jalan kaki bisa menjadi solusinya.

"Berjalan kaki setelah makan membantu mengatur ritme sirkadian. Ini mempermudahmu untuk terlelap dan menikmati istirahat yang lebih dalam dan restoratif," jelas dr. Viola.

Ia menambahkan, jalan kaki dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman pada perut setelah makan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved