Jumat, 24 April 2026

Kesehatan

Ini Manfaat Jalan Kaki Sebelum atau Sesudah Makan Saat Puasa

Jalan kaki, baik sebelum maupun sesudah makan saat puasa, sama-sama bermanfaat bagi kesehatan. 

Editor: Mursal Ismail
Freepik.com
JALAN KAKI - Jalan kaki, baik sebelum maupun sesudah makan saat puasa, sama-sama bermanfaat bagi kesehatan.  Sebelum makan membantu pembakaran lemak, sedangkan setelah makan efektif menstabilkan gula darah, melancarkan pencernaan, dan menjaga kesehatan jantung. 

Ringkasan Berita:
  • Menurut dr. Heather Viola dari Mount Sinai Doctors-Ansonia, jalan kaki sebelum makan membantu membakar lemak, sedangkan setelah makan menurunkan gula darah dan mendukung metabolisme.
  • Jalan kaki 10–15 menit usai makan dapat melancarkan pencernaan, mengontrol tekanan darah, menurunkan risiko penyakit jantung, serta memperbaiki kualitas tidur.
  • Waktu terbaik fleksibel, bisa langsung atau 15 menit setelah makan; durasi ideal 10–30 menit dengan kecepatan sedikit lebih cepat dari langkah biasa.
 
 
 
 
 

SERAMBINEWS.COM - Jalan kaki, baik sebelum maupun sesudah makan saat puasa, sama-sama bermanfaat bagi kesehatan

Sebelum makan membantu pembakaran lemak, sedangkan setelah makan efektif menstabilkan gula darah, melancarkan pencernaan, dan menjaga kesehatan jantung.

Durasi 10–30 menit dengan ritme ringan hingga sedang sudah cukup memberi dampak positif.

Rasa kantuk setelah sahur, dan rasa malas karena kekenyangan setelah buka puasa, sering kali membuat seseorang lebih memilih untuk langsung berbaring atau duduk bersantai.

Padahal, berjalan kaki setelah makan ternyata menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan.

Kebiasaan ini tidak hanya sekadar meningkatkan hormon endorfin atau mengurangi tingkat stres, tetapi juga terbukti secara medis mampu memperbaiki metabolisme tubuh selama menjalankan ibadah puasa.

Baca juga: Jangan Langsung Duduk! Ini 9 Manfaat Jalan Kaki Setelah Makan untuk Kesehatan Tubuh

Namun, apakah manfaat hanya bisa didapatkan ketika berjalan kaki sesudah makan, atau sebelumnya pun demikian?

Dilansir dari Vogue, Minggu (22/2/2026), dokter layanan primer di Mount Sinai Doctors-Ansonia, Heather Viola, DO, menjelaskan, kedua waktu tersebut memiliki manfaat yang berbeda tergantung pada reaksi kimia yang terjadi dalam tubuh.

Berjalan kaki sebelum makan membantu membakar lemak simpanan secara efisien, yang sangat berguna bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan.

Sementara itu, jika kamu berjalan sekitar setengah jam setelah makan, ini dapat membantu menurunkan kadar gula dan lemak yang menumpuk di aliran darah.

Selain itu, tubuh akan memiliki lebih banyak energi untuk mencerna makanan, serta mengatur kadar gula darah dengan lebih efektif.

"Tak masalah kapan pun waktunya, ingatlah bahwa setiap aktivitas fisik yang dilakukan akan selalu berdampak positif bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh," ujar dr Viola.

Baca juga: Manfaat Jalan Kaki 10 Ribu Langkah per Hari, Baik Untuk Jantung dan Kesehatan Mental

Keluhan seperti perut kembung, sembelit, asam lambung naik, atau sakit perut, sering kali muncul akibat pola makan yang kurang tepat saat sahur atau berbuka.

Salah satu cara alami untuk meredakan gejala tersebut adalah dengan berjalan kaki singkat.

"Berjalan kaki setelah makan merangsang perut dan ususmu, sehingga membuat makanan bergerak lebih cepat di dalam tubuh, dan membantu pencernaan," kata dr Viola.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved