Senin, 11 Mei 2026

Kesehatan

6 Buah yang Bisa Bantu Panjang Umur, Turunkan Risiko Penyakit Kronis dari Jantung hingga Kanker

Beberapa jenis buah bahkan dikenal punya senyawa pelindung yang kuat, yang bekerja langsung di tingkat sel.

Tayang:
Editor: Amirullah
Tribun Bali/ Istimewa
Ilustrasi buah-buahan. 6 Buah yang Bisa Bantu Panjang Umur, Turunkan Risiko Penyakit Kronis dari Jantung hingga Kanker 

Buah sitrus seperti jeruk dan grapefruit menawarkan kombinasi vitamin, mineral, dan fitonutrien penting.

"Buah-buahan sitrus, seperti jeruk dan grapefruit adalah pilihan yang sangat baik, karena mengandung vitamin, mineral, dan fitonutrien penting untuk mendukung kekebalan tubuh, kesehatan jantung, dan nutrisi yang seimbang," kata Jennifer Hillis, MS, RD.

Selain vitamin C, buah jeruk juga mengandung hesperidin yang mendukung kesehatan jantung dan membantu mengontrol gula darah.

4. Delima

Keuntungan Minum Jus Buah Delima
Keuntungan Minum Jus Buah Delima (freepik)

Delima dikenal kaya polifenol yang membantu melawan peradangan dan stres oksidatif.

Konsumsi buah ini, termasuk dalam bentuk jus, disebut dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan fungsi pembuluh darah—dua hal penting dalam menjaga kesehatan jangka panjang.

5. Kiwi

manfaat buah kiwi
manfaat buah kiwi (Freepik.com)

Kiwi merupakan sumber serat yang tinggi, nutrisi penting yang sering dikaitkan dengan umur panjang.

Penelitian menunjukkan, asupan serat yang cukup berhubungan dengan telomer yang lebih panjang—penanda penuaan biologis yang lebih lambat.

Menariknya, mengonsumsi kulit kiwi dapat meningkatkan asupan serat hingga 50 persen.

6. Alpukat

Ilustrasi buah alpukatt
Ilustrasi buah alpukatt (Meta AI)

Berbeda dari buah lain, alpukat mengandung lemak sehat dan rendah karbohidrat. Ini membuatnya cocok untuk menjaga kesehatan metabolisme.

"Konsumsi alpukat yang lebih tinggi dikaitkan dengan profil lipid yang lebih baik dan kesehatan kardiometabolik ketika menggantikan karbohidrat olahan atau lemak jenuh ," kata Kaeberlein.

"Jika digunakan sebagai topping yang lebih banyak mengandung lemak jenuh, alpukat mendukung pendekatan diet berbasis substitusi yang berfokus pada tumbuhan, yang secara konsisten dikaitkan dengan umur panjang yang lebih sehat," kata Jennifer Pallian, BSc, RD.

Dengan memasukkan buah-buahan ini ke dalam menu harian, tubuh mendapatkan asupan nutrisi penting yang bekerja dari dalam. Kuncinya sederhana: konsumsi secara rutin dan dalam jumlah yang cukup.

Langkah kecil ini bisa jadi investasi besar untuk hidup lebih sehat dan panjang umur.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved