Berita Kesehatan
Banyak tidak Tahu, Kopi Naikkan Tekanan Darah, Tapi tak Sebabkan Hipertensi
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kopi memang bisa meningkatkan tekanan darah, tetapi efeknya hanya sementara.
Ringkasan Berita:
- Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kopi memang bisa meningkatkan tekanan darah, tetapi efeknya hanya sementara.
- Dalam jangka panjang, konsumsi kopi tidak terbukti menyebabkan hipertensi, bahkan mengandung senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan pembuluh darah.
- Meski aman bagi sebagian besar orang, penderita tekanan darah sangat tinggi atau penyakit jantung tetap perlu membatasi konsumsi kopi sesuai anjuran medis.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kopi memang bisa meningkatkan tekanan darah, tetapi efeknya hanya sementara.
SERAMBINEWS.COM - Kopi sering dianggap sebagai penyebab utama tekanan darah tinggi. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Memang benar, kafein dalam kopi dapat memicu peningkatan tekanan darah, tetapi efeknya hanya bersifat sementara.
Dalam jangka panjang, konsumsi kopi tidak terbukti meningkatkan risiko hipertensi pada sebagian besar orang.
Kafein dan Efek Sementara
Kafein bekerja dengan merangsang sistem saraf, meningkatkan detak jantung, dan memicu pelepasan hormon adrenalin.
Hal ini menyebabkan pembuluh darah menyempit sehingga tekanan darah naik.
Efek ini biasanya muncul dalam 30 menit hingga dua jam setelah minum kopi.
Baca juga: Ibu Hamil Dilarang Minum Kopi? Ini Penjelasan dr Boyke soal Dampaknya bagi Janin
Namun, tubuh akan segera memetabolisme kafein sehingga tekanan darah kembali normal.
Respons Tubuh Berbeda-beda
Tidak semua orang merasakan efek yang sama.
Mereka yang jarang minum kopi cenderung lebih sensitif terhadap kafein, sehingga lonjakan tekanan darah lebih terasa.
Sebaliknya, peminum kopi rutin biasanya memiliki toleransi lebih tinggi.
Faktor usia, kondisi kesehatan, dan genetika juga memengaruhi bagaimana tubuh merespons kopi.
Hasil Studi Besar
Penelitian terhadap lebih dari 315.000 orang menunjukkan bahwa konsumsi kopi tidak berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi.
Dari jumlah tersebut, sekitar 64.650 peserta mengalami hipertensi, tetapi tidak ditemukan hubungan langsung dengan kebiasaan minum kopi.
| Kasus Campak di Aceh Menurun, Dinkes: KLB Masih Terjadi Akibat Rendahnya Imunisasi |
|
|---|
| Ini Tips Puasa Sehat dan Bugar di Bulan Ramadhan ala Ketua IDI Aceh Timur |
|
|---|
| Teliti Dampak HIV AIDS di Aceh, Nurul Husna Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude di USU |
|
|---|
| Ingin Kulit Anda Aman dari Flek Hitam Usai Waxing, Lakukan 7 Tips Ini |
|
|---|
| Kenali Penyakit Psoriasis, Begini Cara Penanganannya, Simak Paparan Dokter Spesialis Kulit RSUD-TP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-kopi-16.jpg)