Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Kesehatan

Banyak tidak Tahu, Kopi Naikkan Tekanan Darah, Tapi tak Sebabkan Hipertensi

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kopi memang bisa meningkatkan tekanan darah, tetapi efeknya hanya sementara.

Tayang:
Editor: Saifullah
freepik
EFEK KOPI - Minum kopi bisa menaikkan tekanan darah, namun tidak sampai menyebabkan hipertensi. 

Ringkasan Berita:
  • Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kopi memang bisa meningkatkan tekanan darah, tetapi efeknya hanya sementara.
  • Dalam jangka panjang, konsumsi kopi tidak terbukti menyebabkan hipertensi, bahkan mengandung senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan pembuluh darah.
  • Meski aman bagi sebagian besar orang, penderita tekanan darah sangat tinggi atau penyakit jantung tetap perlu membatasi konsumsi kopi sesuai anjuran medis.

 

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kopi memang bisa meningkatkan tekanan darah, tetapi efeknya hanya sementara.

SERAMBINEWS.COM - Kopi sering dianggap sebagai penyebab utama tekanan darah tinggi. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Memang benar, kafein dalam kopi dapat memicu peningkatan tekanan darah, tetapi efeknya hanya bersifat sementara.

Dalam jangka panjang, konsumsi kopi tidak terbukti meningkatkan risiko hipertensi pada sebagian besar orang.

Kafein dan Efek Sementara 

Kafein bekerja dengan merangsang sistem saraf, meningkatkan detak jantung, dan memicu pelepasan hormon adrenalin.

Hal ini menyebabkan pembuluh darah menyempit sehingga tekanan darah naik.

Efek ini biasanya muncul dalam 30 menit hingga dua jam setelah minum kopi.

Baca juga: Ibu Hamil Dilarang Minum Kopi? Ini Penjelasan dr Boyke soal Dampaknya bagi Janin

Namun, tubuh akan segera memetabolisme kafein sehingga tekanan darah kembali normal.

Respons Tubuh Berbeda-beda 

Tidak semua orang merasakan efek yang sama.

Mereka yang jarang minum kopi cenderung lebih sensitif terhadap kafein, sehingga lonjakan tekanan darah lebih terasa.

Sebaliknya, peminum kopi rutin biasanya memiliki toleransi lebih tinggi.

Faktor usia, kondisi kesehatan, dan genetika juga memengaruhi bagaimana tubuh merespons kopi.

Hasil Studi Besar 

Penelitian terhadap lebih dari 315.000 orang menunjukkan bahwa konsumsi kopi tidak berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi.

Dari jumlah tersebut, sekitar 64.650 peserta mengalami hipertensi, tetapi tidak ditemukan hubungan langsung dengan kebiasaan minum kopi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved