Kesehatan
Lonjakan Gula Darah Usai Makan Bisa Tingkatkan Risiko Alzheimer, Ini Penyebab yang Sering Diabaikan
Kondisi ini berkaitan dengan penyakit Alzheimer yang menyerang fungsi otak secara progresif.
Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi
freepik
Lonjakan gula darah setelah makan disebut-sebut memiliki kaitan dengan peningkatan risiko gangguan kesehatan jangka panjang.
Para ahli juga menekankan bahwa pola makan sehat bukan hanya soal memilih makanan, tetapi juga cara pengolahan, kombinasi, dan waktu makan yang konsisten.
Kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan gula darah pun meningkat, seiring bertambahnya penggunaan alat pemantau glukosa dan meningkatnya pencarian informasi terkait kesehatan metabolik.
Baca juga: 8 Khasiat Buah Murbei yang Jarang Diketahui, Ampuh Jaga Jantung hingga Stabilkan Gula Darah
(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)
Berita Terkait: #Kesehatan
| 5 Manfaat Moisturizer untuk Wajah, Bantu Jaga Kulit Tetap Lembap dan Sehat |
|
|---|
| 5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Membuat Jerawat Semakin Parah, Banyak Orang Tak Sadar |
|
|---|
| 6 Cara Agar Protein Diserap Maksimal oleh Tubuh, Jangan Asal Banyak Makan Daging |
|
|---|
| 7 Makanan Anti Penuaan yang Bantu Kulit Tetap Kencang dan Awet Muda, Bahannya Mudah Didapat |
|
|---|
| Jangan Anggap Sepele, Sering Haus Bisa Jadi Tanda Diabetes hingga Gangguan Ginjal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/cek-kadar-gula-darah-berikut-ini.jpg)